Polisi Kaget Bukan Kepalang, Razia Anak Gadis 16 Tahun Ternyata Open BO Rp500 Ribu

Razia anak gadis 16 tahun yang membuat polisi kaget bukan kepalang.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Polisi Kaget Bukan Kepalang, Razia Anak Gadis 16 Tahun Ternyata Open BO Rp500 Ribu
Polisi Kaget Anak 16 Tahun Ternyata Open BO. YouTube 86 & Custom Protection NET ©2021 Merdeka.com

Tim kepolisian dibuat kaget bukan kepalang dengan kelakuan anak di bawah umur. Bagaimana tidak, mereka mendapati seorang gadis berusia 16 tahun yang melakukan perbuatan asusila. Gadis di bawah umur ini ternyata melakukan open BO.

Bayaran yang diterima gadis ini sekitar Rp500 ribu. Rupanya ini bukan kali pertama dia melakukan perbuatan asusila tersebut. Terlebih saat ditanya polisi alasan melakukannya karena suatu hal yang bikin miris.

Melansir dari akun YouTube 86 & Custom Protection NET, Selasa (8/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

Tim Jaguar Polres Metro Depok kembali melakukan patroli di jalanan kota. Saat di tengah perjalanan, mereka mendapati anak-anak berbonceng tiga. Sontak saja tim Jaguar menghentikan dan memeriksa ketiga anak tersebut.

"Orang tuamu tahu enggak, kamu keluar malam jam segini? Apa tahu orang tuamu masih sama temanmu yang di Cinere itu," tanya Aiptu Tulus Widodo, Wakatim Tim Jaguar Polres Metro Depok.

"Tahu sih," jawab salah satu wanita.

"Tahu nya sama siapa orangtua mu?," tanyanya lagi.

"Tahu nya sama teman," jawab gadis berbaju hitam.

"Orang tua kamu tahu nya main sama dia (gadis baju pink), dia (baju pink) tahu nya main sama temanmu itu (Cinere). Lah kalau orang tua mu tahu kamu keluyuran begini gimana?," tanyanya.

"Dimarahin," jawab gadis berbaju pink.

"Kenapa kamu berbohong ke orang tuamu?," tanyanya lagi.

Siapa sangka, mereka merupakan anak di bawah umur. Gadis berbaju merah mudah diketahui masih berusia 16 tahun. Sedangkan, gadis berbaju hitam masih berusia 15 tahun.

"Kendaraan tersebut dikendarai oleh satu orang laki-laki dan dua orang perempuan. Di mana ketiganya masih di bawah umur," jelas Aiptu Tulus."Kamu yakin dipulangin enggak jam segini?," tanya salah satu polisi. "Yakin, memang akan pulang Pak," jawab gadis baju pink masih berusia 16 tahun."Pulang ke rumahmu enggak dianter? Ke dalam rumah langsung? Sampai depan enggak?," tanyanya lagi."Sampai depan," jawabnya."Itu sudah enggak baik kaya gitu. Belum tentu kamu dianter ke depan sama dia," kata Aiptu Tulus.

Tim Jaguar lantas dibuat kaget saat memeriksa ponsel genggam salah satu gadis tersebut. Ternyata dia melakukan open BO dengan bayaran yang diterima sekitar Rp500 ribu."Heh, ini maksudnya apa? BO? Kalau 500 berapa kali main? Satu lah. Apa itu maksudnya?" tanya salah satu polisi yang memeriksa ponsel genggam gadis berbaju pink."Main apa itu? Main apa? Heh Dek, jawab jujur enggak apa-apa," tanya polisi lainnya.

"BO," jawabnya."BO? Umur kamu berapa?," tanyanya."16 tahun," jawabnya."16? Ini temannya sama juga?," tanya anggota polisi kaget."Enggak," jawabnya."Ini berarti kamu sendiri yang ini? Sudah lama kamu begini?," tanyanya menginterogasi."Baru. Lagi butuh uang saja kalau kaya gitu," jawabnya.

Rupanya ini bukan kali pertama dia melakukan perbuatan asusila tersebut. Diungkapkan oleh pelaku, sudah ada tiga cowok yang dilayaninya. Ditanya alasannya, dia mengaku melakukannya saat merasa butuh uang.  

"Sudah sama berapa cowok?," tanyanya."Tiga," jawabnya jujur."Karena apa kamu bisa sampai begitu?," tanya polisi ini masih mengecek ponsel genggam gadis tersebut."BU. Butuh uang," jawabnya."Kamu kan masih di bawah umur, kamu masih tanggung jawab orang tua. Kan orang tua mu masih ada dua-duanya kan," ujarnya memberi nasihat.

Berikut video razia anak gadis 16 tahun yang membuat polisi kaget bukan kepalang.

Rekomendasi