Ada berbagai tips aman konsumsi makanan santan saat lebaran. Hari Raya Idul Fitri 1442H hanya tinggal menghitung hari. Berbagai sajian lebaran mulai dipersiapkan oleh umat Islam. Mulai dari kue kering, minuman segar hingga makanan khas lebaran. Tak terkecuali makanan seperti opor ayam, gulai hingga rendang.
Makanan jenis itu tentu saja menggunakan santan sebagai bahan masakannya. Kolesterol tentu akan terbayang di benak masing-masing akibat kandungan minyak jenuhnya. Jika terlalu banyak mengonsumsi lemak trans dan jenuh, nantinya akan menyebabkan hati memproduksi kolesterol buruk berlebihan. Agar tak dibayangi kolesterol, ada baiknya mengetahui tips aman konsumsi makanan santan saat lebaran.
Apa saja tips aman konsumsi makanan santan saat lebaran? Melansir dari Liputan6.com, simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Kandungan Santan
Sebelum mengetahui kandungan santan, ada baiknya mengenali kandungan santan terlebih dahulu. Santan kerap kali dinilai sebagai salah satu penyebab kolesterol tinggi serta peningkat berat badan. Namun faktanya, santan juga memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Khususnya jika kalian mengolah santan dengan cara yang benar dan tepat.
Santan memiliki kandungan kadar lemak jenuh yang tinggi sehingga kaya akan kalori. Selain itu santan juga mengandung mineral dan vitamin baik untuk tubuh. Pada santan diketahui mengandung kalori setara dengan 445 air, 164,71 gram protein, 4,57 gram lemak, 48,21 gram karbohidrat, 6,35 gram kalsium, 41 miligram potasium, 497 miligram magnesium, 104 miligram zat besi, 7,46 miligram vitamin C, 2,30 miligram.
Santan juga kaya akan fosfor, magnesium, potassium, tembaga, selenium, folat, zinc dan vitamin C. Di dalam santan terkandung pula vitamin E, K, B6, thiamin, niasin, kolin, asam pantotenat, dan kalsium. Kandungan lemak jenuh yang tinggi inilah yang kerap kali menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol jahat. Untuk itu sebelum mengolah dan mengonsumsi makanan bersantan, ketahui tips aman konsumsi makanan santan saat Lebaran.
Advertisement
Hindari Makan Berlebihan
Tips aman konsumsi makanan santan yang pertama adalah hindari mengonsumsi makanan santan berlebihan. Tak diragukan lagi, banyak makanan mengandung kolesterol tinggi yang disajikan saat Hari Raya Idul Fitri tiba. Godaan untuk mencicipi semua hidangan pun tak terbendungkan.Sehingga banyak dari Anda yang kalap dan mengonsumsi banyak makanan bersantan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan makan porsi kecil. Anda bisa makan dengan mangkuk kecil, mengurangi bumbu atau kuah yang mengandung santan.Bukan hanya itu, Anda juga cukup mengonsumsi makanan berat sebanyak 2 hingga 3 kali sehari. Meskipun makan dengan porsi kecil makanan bersantan sekali pun. Jangan sampai karena konsumsi dengan porsi kecil, Anda makan hingga lebih dari 3 kali per hari.
Advertisement
Jangan Menyampur dengan Jeroan
Tips aman konsumsi makanan santan yang kedua yakni jangan menyampur makanan bersantan dengan jeroan. Risiko kolesterol sebenarnya tidak hanya terletak pada kuah santannya saja.
Melainkan juga dari pengolahan masakan bersama bahan tinggi kolesterol lainnya. Misalnya seperti jeroan dan telur. Apalagi Anda akan mengonsumsinya dengan jumlah yang banyak. Belum lagi ditambah dengan nasi panas, di mana nasi juga mengandung karbohidrat dan gula. Mengonsumsi makanan seperti itu akan berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus. Hal itu akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda.
Advertisement
Konsumsi Makanan Berserat & Jangan Sering Dipanaskan
Tips aman konsumsi makanan santan yang ketiga yaitu konsumsi makanan berserat. Tahukah Anda, konsumsi banyak makanan berserat mampu membantu menjaga kadar kolesterol. Ada berbagai macam makanan yang kaya akan serat. Anda bisa mencoba mengonsumsi buah dan sayur usai makan makanan bersantan. Hal itu nantinya akan membuat perut terasa kenyang. Selain itu, jangan sering memanaskan makanan juga menjadi salah satu tips aman konsumsi makanan santan. Santan kelapa rupanya mengandung asam lemak dan trigliserid yang mudah dibakar oleh tubuh. Santan juga mengandung sedikit fruktosa yang merupakan pemanis alami. Meski begitu, makanan bersantan ada baiknya dikonsumsi sekali habis. Jangan dipanaskan secara berulang kali.
Advertisement
Ganti Santan dengan Susu
Tips aman konsumsi makanan santan yang terakhir adalah mengganti kuah santan dengan susu. Susu bisa menjadi bahan pengganti santan. Bahkan, sudah banyak masakan yang menggunakan susu sebagai bahan untuk membuat kuah.
Itu juga karena mereka ingin mengganti kuah santan dengan susu. Anda bisa menggantinya dengan susu segar ataupun susu dalam kemasan. Tak perlu khawatir jika Anda memiliki alergi pada susu sapi. Anda bisa menggantinya dengan susu kedelai agar tetap memperoleh cita rasa gurih.Bagi Anda pecinta makanan bersantan, sebaiknya mulai menggantinya dengan susu. Terlebih masakan seperti opor ayam ataupun gulai yang menggunakan santan cukup banyak. Anda juga bisa terhindar dari kolesterol jahat saat mengonsumsi makanan bersantan saat Hari Raya Idul Fitri.