Promosi Kilat Timur Pradopo Saat jadi Kapolri, 18 Hari Langsung Pangkat Jenderal

Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo, merupakan sosok anggota polisi yang terbilang mengagumkan.

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Promosi Kilat Timur Pradopo Saat jadi Kapolri, 18 Hari Langsung Pangkat Jenderal
Promosi Kilat Timur Pradopo jadi Kapolri. Antara News ©2021 Merdeka.com

Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo pernah menerima promosi kilat saat ditunjuk menjadi Kapolri. Peristiwa itu terjadi di era Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Timur merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1978. Saat dipercaya menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara, Timur mengungguli dua calon lainnya Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Sudjarwo.

Berikut sepak terjang Timur Pradopo yang dalam 18 hari sudah berpangkat jenderal.

Timur Pradopo menjadi Kapolda Metro Jaya sejak 22 Juni 2010. Hanya empat bulan menduduki posisi itu, Timur mendapat promosi. Sebelumnya Timur pernah menduduki sejumlah pos penting seperti Kapolres Metro Jakarta Barat dan Kapolda Jawa Barat.

Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Daruri melantik Timur menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) pada Senin, 4 Oktober 2010. Bintang di pundaknya bertambah menjadi tiga. Pangkatnya jadi Komisaris Jenderal (Komjen).

Diusulkan SBY Jadi Kapolri

Di hari yang sama, malam harinya Presiden SBY mengajukan nama Komjen Timur sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR. Sesuai prediksi semuanya berjalan mulus.

Tepat 14 Oktober, Komisi III DPR menyetujui Timur Pradopo menjadi Kapolri. Kemudian pada 22 Oktober, Timur dilantik menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden SBY.

Ia resmi menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Pangkat Timur menjadi Jenderal.

Timur menjabat sebagai Kapolri sejak 22 Oktober 2010 hingga 25 Oktober 2013. Posisi Timur selanjutnya digantikan oleh Jenderal Sutarman.

Jenderal Timur menyerahkan jabatannya pada Jenderal Sutarman.

"Saya memberikan hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat baru," kata Timur Pradopo usai penyampaian memori serah terima jabatan Kapolri di Mabes Polri, seperti dikutip dari Antara, Senin (25/10/2013).

Ia mengaku telah membuat laporan secara formal.

"Pak Tarman (Sutarman) juga bagian dari pelaksana tugas yang saya laporkan tadi. Sehingga bisa langsung nyambung, lebih gampang dan lebih akselerasi. Sehingga langsung bisa melanjutkan apa yang telah dilaksanakan dan yang belum dilaksanakan," tuturnya.

Pada Selasa (29/10/2013), diselenggarakan serah terima jabatan Kapolri dari Timur Pradopo kepada Sutarman. Tepatnya di Markas Komando Brimob, Kepala Dua, Depok, Jawa Barat.

Sebelumnya, Komjen Sutarman sudah dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden SBY di Istana Kepresidenan.

Rekomendasi