Potret Anggota Laskar Jaga Ketat Markas FPI Usai Bentrokan di Tol Cikampek

Kini sejumlah laskar dan organisasi masyarakat (ormas), terlihat berjaga di wilayah markas FPI (Front Pembela Islam).

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Potret Anggota Laskar Jaga Ketat Markas FPI Usai Bentrokan di Tol Cikampek
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Pada Senin (7/12) dini hari terjadi bentrokan melibatkan sekitar 10 orang, diduga laskar FPI dengan anggota polisi, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50. Dari 10 orang itu, enam orang laskar tewas ditembak polisi. Sedangkan empat orang lainnya dikabarkan kabur.

Sebelumnya, polisi menerima informasi bahwa bakal ada pengerahan massa saat pemeriksaan Pimpinan FPI Rizieq Syihab atas kasus kerumunan di Petamburan.

"Bahwa akan ada pengerahan kelompok massa untuk mengawal pemeriksaan MRS di Polda Metro Jaya. Terkait itu kami kemudian melakukan penyelidikan kebenaran info itu," kata Irjen Fadil di Polda Metro Jaya, Senin (7/12).

Dalam penyelidikan informasi itu, terjadi bentrokan yang kemudian polisi menembak mati enam orang diduga laskar FPI. Usai peristiwa itu, sejumlah laskar dan organisasi masyarakat (ormas), terlihat berjaga di wilayah markas FPI. Berikut beberapa potret kondisi terkini, usai kasus penembakan.

Usai peristiwa penembakan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50, sejumlah laskar dan ormas terlihat menjaga ketat wilayah Petamburan III, Jakarta Pusat.

Nampak para pria berseragam, memerhatikan setiap orang yang berlalu lalang. Baik dari dan ke Jalan Petamburan III tersebut.

Dalam foto ini terlihat warga dan anggota berseragam telah memblokade jalan. Tepatnya akses untuk masuk di wilayah markas utama FPI.

Meski begitu, nampak kondusif dan cukup aman. Mereka juga tetap menggunakan masker sebagai protokol kesehatan.

Penjagaan Sejak Senin

Masih ada sisa-sisa air hujan masih menggenang di seluruh sisi jalan. Kabarnya penjagaan ketat sudah dilakukan sejak Senin (7/12/2020) hingga hari ini.

Penjagaan terlihat ketat. Warga dan sejumlah pria mengenakan loreng hitam putih itu berkumpul di sekitar jalan masuk.

Berbeda dengan polisi, Tim Kuasa Hukum Rizieq Syihab mengatakan bahwa ada peristiwa pengadangan terhadap rombongan Rizieq. Dan enam laskar pengawal Rizeq diculik.

"Bahwa semalam IB (Imam Besar) dengan keluarga termasuk cucu yang masih balita, menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi. Sekali lagi ini pengajian subuh internal khusus keluarga inti," jelas Aziz.

Aziz menjelaskan, selama perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga tersebut, rombongan Rizeq diadang oleh preman atau orang tak dikenal (OTK).

"Para preman OTK yg bertugas operasi tersebut mengadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga. Hingga saat ini para pengadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi," ungkapnya.

Rekomendasi