Hampir sebagian besar orang menyukai mie instan. Makanan cepat saji ini memang memiliki rasa yang begitu lezat. Bahkan tak sedikit yang menjadikan mie instan sebagai alternatif pengganti nasi. Sayang di balik itu semua, terdapat bahaya konsumsi mie instan berlebih.
Tak hanya itu, mie instan juga mengandung sedikit nutrisi namun tinggi akan sodium. Apalagi dalam kemasan bumbu terdapat monosodium glutamat (MSG) yang mana tidak baik bagi kesehatan tubuh. Mie instan juga tidak baik bagi sistem pencernaan karena rendahnya kandungan serat dan protein.
Penasaran dengan bahaya konsumsi mie instan berlebih? Melansir dari doktersehat dan Alodokter, Rabu (4/11/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Kerusakan Jaringan Otak
Bahaya konsumsi mie instan berlebih yang pertama adalah bisa menyebabkan kerusakan jaringan otak. Melansir dari doktersehat, mengonsumsi mie instan terus menerus akan menumpuk zat-zat kimia berbahaya di dalam tubuh. Jika zat kimia berbahaya bertumpuk terus, memungkinkan untuk menimbulkan gangguan masalah kesehatan.
Salah satu efek samping yang bisa dialami adalah kerusakan pada sel-sel jaringan otak. Hal ini lantaran, konsumsi mie instan berlebih memungkinkan terjadi penurunan transmisi sinyal pada otak. Tak hanya itu, kerusakan jaringan otak ini dapat memicu penyakit-penyakit lainnya. Misalnya seperti kelumpuhan serta stroke.
Advertisement
Kerusakan & Kelainan Organ
Bahaya konsumsi mie instan berlebih yang kedua yakni dapat menyebabkan kerusakan serta kelainan pada organ. Perlu untuk diketahui mie instan memiliki kandungan propylene glycol di dalamnya. Di mana kandungan tersebut merupakan bahan ati beku yang bisa mencegah mie dari pengeringan dengan cara mempertahankan kelembapan.
Kandungan itu semakin berbahaya jika dikonsumsi secara berlebih dan terus menerus. Sebab, propylene glycol akan bisa diserap oleh tubuh dengan mudah. Nantinya kandungan anti beku ini akan terakumulasi di organ-organ vital seperti jantung, hati serta ginjal. Akibatnya bisa menyebabkan kerusakan serta kelainan pada organ. Selain itu juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah.
Advertisement
Obesitas & Gangguan Pencernaan
Bahaya konsumsi mie instan berlebih berikutnya yakni bisa menyebabkan obesitas dan gangguan pada pencernaan. Sadarkah kalian, mie instan menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami obesitas. Hal ini karena mie instan memiliki kandungan lemak dan natrium yang begitu tinggi. Efek sampingnya adalah bisa menyebabkan retensi air dalam tubuh. Hingga pada akhirnya membuat kalian mengalami obesitas.Tak hanya itu saja, konsumsi mie instan berlebih juga bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan. Bukan tanpa alasan yang tak jelas. Mie instan memiliki kandungan zat-zat kimi berbahaya di dalamnya. Mulai dari pewarna makanan, bahan pengawet hingga zat adiktif lainnya. Jika dikonsumsi dalam waktu jangka panjang, hal itu bisa mempengaruhi sistem metabolisme tubuh karena adanya akumulasi zat berbahaya tersebut.
Advertisement
Risiko Tinggi Terkena Kanker
Ubah kebiasaan konsumsi mie instan secara berlebih mulai sekarang. Karena salah satu bahaya konsumsi mie instan berlebih adalah berisiko terkena penyakit kanker. Bagi yang belum tahu, mie instan menggunakan bahan Butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ). Kedua bahan ini diketahui bisa digunakan lebih lama dan dapat disimpan selama berbulan-bulan di lemari penyimpanan.
Satu fakta lainnya yang harus diketahui adalah TBHQ dan BHA memiliki sifat karsinogenik. Artinya, kandungan tersebut bisa menyebabkan kalian terkena penyakit kanker. Tak hanya itu saja, mie instan mampu memberikan tekanan pada sistem pencernaan sehingga memaksanya untuk mencerna selama berjam-jam. Makanan cepat saji ini juga bisa mengganggu kadar gula darah serta pelepasan insulin. Parahnya, konsumsi mie instan secara berlebih bisa mengakibatkan kalian terkena asma, diare dan kecemasan.
Advertisement
Bukan Sumber Nutrisi yang Baik
Melansir dari Alodokter, bahaya konsumsi mie instan berlebih yaitu tidak ada sumber nutrisi yang baik. Tentu kalian sudah sering mendengar jika mie instan disebut juga sebagai makanan tidak sehat. Hal ini lantaran kandungan karbohidrat dan lemak yang cukup tinggi di dalamnya. Di sisi lain, kandungan protein, vitamin, serat dan mineral pada mie instan rendah. Sebuah penelitian membuktikan, dengan sering mengonsumsi mie instan itu sama saja dengan membiarkan tubuh kalian mendapatkan kualitas makanan yang buruk. Lebih jauh lagi, mie instan juga bisa menimbulkan seseorang memiliki risiko terkena sindrom metabolik. Jangan dianggap sepele, karena sindrom ini mampu meningkatkan risiko kalian terserang penyakit diabetes, jantung dan stroke.Penggunaan MSG (monosodium glutamate) dalam mie instan juga tak begitu baik bagi kesehatan. Di balik kelezatan dari MSG, ternyata menyimpan dampak berbahaya. Sebab, MSG mampu memicu reaksi alergi dengan gejala seperti rasa sakit pada dada, jantung berdebar, berkeringat serta sakit kepala. Untuk itu, mie instan sangat disarankan untuk dihindari bagi penderita gagal jantung kongestif, hipertensi, pengguna obat anti depresan dan obat diuretik.