Cara Shalat Istikharah Sesuai Sunnah, Mantapkan Pilihan dan Hilangkan Keraguan

Melalui shalat istikharah, umat Islam dapat meminta kepada Allah untuk memantapkan pilihan saat dirinya berada di antara beberapa pilihan yang dirasa cukup sulit.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Cara Shalat Istikharah Sesuai Sunnah, Mantapkan Pilihan dan Hilangkan Keraguan
ilustrasi sholat. ©2020 Merdeka.com

Carashalat istikharah merupakan salah satu hal yang perlu diketahui. Sebab, melalui shalat istikharah, umat Islam dapat meminta kepada Allah untuk memantapkan pilihan saat dirinya berada di antara beberapa pilihan yang dirasa cukup sulit.

Tak jarang, kita sebagai manusia seringkali dihadapkan dengan berbagai pilihan yang membuat kita bimbang. Sebagai ciptaan-Nya, yang bisa dilakukan hanyalah meminta pertolongan untuk menjatuhkan pilihan yang terbaik dan tepat, baik itu urusan jodoh hingga pekerjaan.

Tata cara shalat istikharah tidak berbeda jauh dengan shalat wajib yang dikerjakan setiap hari sebanyak lima waktu. Namun, yang membedakannya hanya lah bacaan niat serta doa setelah shalat untuk meminta petunjuk secara langsung kepada Allah SWT.

Saat meminta petunjuk, kita sebagai manusia haruslah berdoa dengan sungguh-sungguh serta niat yang bersih agar Allah SWT memberikan ridha dan berkah-Nya yang berlimpah di dalam setiap langkah kehidupan kita. Berikut tata cara shalat istikharah yang sesuai dengan sunnah, dirangkum dari berbagai sumber.

Niat Shalat Istikharah

Hal pertama yang harus diperhatikan sesaat sebelum menunaikan shalat istikharah adalah bacaan niat. Meski tak harus dilafalkan secara langsung dengan suara pelan, namun ada baiknya apabila kita mengtahui bacaan niat shalat istikharah.

Berikut bacaan niat yang menjadi salah satu cara shalat istikharah:

"Ussholi sunnatan istikhoroti rak’ataini lillahi ta’ala"

Artinya: "Saya berniat sholat shunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala"

Tata Cara Shalat Istikharah

Sama halnya dengan shalat fardhu, usai membaca lafal niat selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan gerakan shalat dengan bacaan seperti biasa. Dikutip dari Dream, menurut Syaikh Wahbah dianjurkan untuk membaca Surat Al Kafirun dan Al Ikhlas saat menunaikan shalat istikharah.

Berikut tata cara shalat istikharah yang perlu diketahui:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram, selanjutnya langsung diikuti doa iftitah
  3. Membaca Surat Al Fatihah
  4. Membaca surat dari Alquran, diutamakan untuk membaca Surat Al Kafirun
  5. Rukuk dengan tumakninah
  6. I’tidal dengan tumakninah
  7. Sujud dengan tumakninah
  8. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah
  9. Sujud kedua dengan tumakninah
  10. Berdiri untuk menunaikan rakaat kedua
  11. Membaca Surat Al Fatihah
  12. Membaca salah satu surat dari Alquran, diutamakan untuk membaca Surat Al Ikhlas
  13. Rukuk dengan tumakninah
  14. I’tidal dengan tumakninah
  15. Sujud dengan tumakninah
  16. Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah
  17. Sujud kedua dengan tumakninah
  18. Takhiyat akhir dengan tumakninah
  19. Diakhiri dengan bacaaan salam

Bacaan Doa Shalat Istikharah

Tata cara shalat istikharah tak bisa lepas dengan salah satu langkahnya yang satu ini. Pada bagian ini, seluruh rasa bimbang dan kegelisahan akan permasalahan hidup yang tengah dihadapi dapat diungkapkan secara langsung kepada Allah SWT.

Berikut doa usai shalat istikharah:

"Allahuma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.

Allahuma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan permasalahan yang dihadapi) khoiron lii fii ‘aajili amrri wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.

Allahmua in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaan atsumma rodh-dhinii bih."

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Mahat Tahu sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (menyebutkan permasalahan yang sedang dihadapi) adalah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusankau, maka tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya.

Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukalah untukku apapun yang terbaik, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya."

Waktu Mulia Tunaikan Shalat Istikharah

Salah satu pembeda antara shalat istikharah dengan shalat lainnya adalah waktu utama yang dianjurkan untuk menunaikannya. Dilansir dari Liputan6, berikut waktu yang tepat untuk melakukan shalat istikharah:

  • Sepertiga Malam Pertama

Cara shalat istikharah dapat dilakukan secara lengkap pada sepertiga malam pertama yakni tak lain saat waktu mulai memasuki Isya hingga pukul 10 malam.

  • Sepertiga Malam Kedua

Waktu utama kedua yang dianjurkan untuk menunaikan shalat istikharah adalah sepertiga kedua yaitu pukul 10 malam hingga pukul 1 dini hari.

  • Sepertiga Malam Ketiga

Waktu yang paling utama untuk mengerjakan shalat istikharah adalah saat sepertiga malam terakhir. Tak hanya istikharah, beberapa shalat sunnah juga dianjurkan untuk ditunaikan pada pukul 1 dini hari hingga menjelang masuknya waktu shalat Subuh.

Keutamaan Shalat Istikharah

Dilansir dari Brilio, banyak keutamaan dari shalat istikharah yang dapat diperoleh. Tentu saja, berbagai keutamaan tersebut dapat diraih tatkala kita mengerjakan shalat istikharah dengan khusyu’ dan bersungguh-sungguh.

Ada pun berbagai keutamaannya yakni kita dapat lebih tenang lantaran pasrah dengan hasil yang ditetapkan oleh Allah SWT terhadap permasalahan yang tengah dihadapi, memberikan kedamaian, memperoleh kemantapan hati, dijauhkan dari bisikan setan, hingga dapat lebih ikhlas dengan segala sesuatu yang akan terjadi.

Rekomendasi