Ciri-Ciri Rematik, Faktor Risiko dan Perawatan yang Perlu Diketahui

Rematik merupakan penyakit yang menyebabkan penderita merasakan rasa sakit akibat otot atau persendian mengalami peradangan.

Addina Zulfa Fa'izah
Ciri-Ciri Rematik, Faktor Risiko dan Perawatan yang Perlu Diketahui
Ilustrasi nyeri sendi tangan. boldsky.com

Rematik merupakan penyakit yang menyebabkan penderita merasakan rasa sakit akibat otot atau persendian mengalami peradangan. Terdapat banyak jenis rematik, tetapi yang paling umum adalah Rheumatoid arthritis (RA).

Penyakit rematik dapat menyerang siapa saja. Terdapat ciri-ciri atau gejala dari rematik jenis Rheumatoid arthritis (RA) yang perlu Anda perhatikan.

Untuk mengetahui lebih jelas, Merdeka.com telah merangkum ciri-ciri rematik, faktor risiko dan perawatan dari berbagai sumber. Berikut ulasan lengkapnya.

Mati Rasa dan Kesemutan

Ciri-ciri rematik yang pertama yaitu mati rasa dan kesemutan. Meski terkadang dianggap biasa, tetapi hal ini harus lah Anda waspadai.

Biasanya, mati rasa atau kesemutan dirasakan di area pergelangan kaki dan tangan. Hal ini karena tendon yang meradang dan membengkak sehingga mengakibatkan terhimpitnya saraf sekitar yang kemudian menimbulkan mati rasa atau kesemutan.

Ciri-ciri rematik yang kedua yaitu merasa mudah lelah. Rasa lelah begitu dirasakan meski tidak melakukan aktivitas yang berat. Sendi BengkakCiri-ciri rematik yang ketiga yaitu sendi bengkak. Hal ini terjadi karena adanya cairan yang menumpuk. Kondisi ini menyebabkan penderita merasakan gejala nyeri dan kaku.

Ciri-ciri rematik selanjutnya yaitu sendi kaku di pagi hari. Biasanya, seseorang yang terkena rematik akan merasakan rasa sakit setelah beraktivitas lama, seperti tidur.Rasa sakit dan kaku pada sendi biasnya menyerang bagian kedua pergelangan, jari-jari tangan, sendi bahu, lutut dan pergelangan kaki.

Dilansir dari Halodoc, terdapat beberapa faktor risiko yang meningkatkan seseorang mengalami penyakit rematik, antara lain sebagai berikut:1. Jenis kelamin yaitu wanita.2. Riwayat dari keluarga3. Berusia 40 hingga 60 tahun.4. Kebiasaan merokok5. Obesitas.6. Paparan dari lingkungan kerja seperti asbes atau pun silika (tetapi hingga kini masih sulit dijelaskan secara pasti).

Apabila Anda merasakan ciri-ciri atau gejala rematik, cobalah untuk melakukan beberapa hal berikut.1. Konsumsi makanan yang berkhasiat sebagai obat rematik alami seperti kunyit dan lada hitam, teh hijau, jahe, bawang putih dan kayu manis. 2. Menggunakan obat anti radang golongan nonsteroid dan golongan steroid (pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu).3. Lakukan kegiatan untuk meredakan penyakit rematik seperti olahraga rutin, pola diet seimbang dan beristirahat yang cukup.

Rekomendasi