Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikenal sebagai sosok yang disiplin dan akrab dengan warganya. Ganjar berasal dari Kutoarjo, Purworejo.
Rumah Ganjar di kampung halaman pun terbilang sederhana namun nyaman. Rumah tersebut di dominasi dengan warna putih.
Penasaran dengan rumah Ganjar di kampung halaman? Berikut potretnya.
Advertisement
Potret Halaman Depan
Melalui unggahan channel Youtube Ganjar Pranowo, terlihat potret rumah Ganjar di kampung halamannya. Jalan di depan rumah Ganjar tampak tak terlalu luas.
Dalam unggahan tersebut, Ganjar dan sang istri tampak sedang menunggu tamu yang datang. Terlihat beberapa mobil tamu terparkir di sekitar rumah Ganjar.
Advertisement
Sederhana dan Bernuansa Putih
Rumah Ganjar di Kutoarjo tampak sederhana dan bernuansa putih. Rumah tersebut terlihat begitu nyaman dan bersih. Rumah Ganjar di Kutoarjo memiliki kenangan tersendiri. Ganjar mengatakan jika rumah tersebut dulunya kerap digunakan untuk pertemuan."Biasanya rumah ini, rumah Bapak ini dipakai untuk pertemuan warga yang ada di kampung," kata Ganjar.
Advertisement
Potret Ruang Tamu
Ruang tamu di rumah Ganjar tampak cukup luas. Terdapat beberapa meja dan kursi yang tertata rapi di sana. Terdapat pula foto-foto yang dipajang di ruang tamu. Selain itu, ada pula lampu hias yang digantung untuk memperindah ruangan tersebut.
Advertisement
Banyak Benda Lawas
Di ruang tamu rumah Ganjar, terdapat beberapa benda-benda lawas. Salah satunya almari dalam potret berikut ini.
Dalam potret tersebut, terlihat almari-almari lawas yang diletakkan di pojok. Di atas almari tersebut, terdapat beberapa pigura foto yang ditata rapi.
Advertisement
Potret Ruang Keluarga
Ruang keluarga di rumah Ganjar juga didominasi warna putih. Terlihat beberapa foto di pajang di dinding. Ada pula beberapa pintu untuk menuju ke ruangan lain.
Advertisement
Menempati Rumah di Kutoarjo Sejak Kelas 6 SD
Rumah Ganjar di Kutoarjo memiliki kenangan tersendiri. Ganjar Pranowo mengatakan telah menempati rumah tersebut sejak dirinya kelas 6 SD."SD kelas 6. Jadi kalau diceritakan di film anak negeri itu, SD kelas 5 pindah sini kelas 6 lalu menempati rumah ini," kata Ganjar.