7 Potret Fisioterapis Cantik Windy Mayang, Tengok Aksinya saat 'Bongkar' Bahu

Beberapa tahun yang lalu sempat heboh dibicarakan fisioterapis tim Futsal Electric PLN yang sempat menjadi sorotan karena memiliki paras yang cantik, dia adalah Windy Mayang.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
7 Potret Fisioterapis Cantik Windy Mayang, Tengok Aksinya saat 'Bongkar' Bahu
WIndy Mayang. ©2020 Merdeka.com

Setiap olahraga pasti tidak asing lagi dengan masalah cedera. Kehadiran seorang fisioterapis tentu sangatlah penting untuk membantu atlet jika mengalami cedera saat berlatih ataupun bertanding.

Beberapa tahun lalu sempat heboh dibicarakan fisioterapis tim Futsal Electric PLN yang sempat menjadi sorotan karena memiliki paras yang cantik, dia adalah Windy Mayang.

Seperti apa sosoknya? Berikut potret cantik Windy Mayang:

Windy Mayang perempuan cantik 26 tahun asal Bandung ini sukses menarik perhatian karena wajahnya yang imut. Fisioterapis klub futsal electric PLN ini kerap membagikan kegiatannya saat menangani para atlet yang cedera di akun Youtube pribadinya.

Berdasarkan informasi yang didapat, dulunya Windy memiliki keinginan menjadi seorang atlet Nasional cabang olahraga panahan. Namun, karirnya harus berhenti lantaran ia mengalami cedera bahu yang mengharuskannya istirahat dari dunia panahan.

"Dulu saya atlet panahan dan kemudian saya cedera bahu jadi saya harus rest, habis itu saya ada penanganan fisioterapi," kata Windy dilansir dari Youtube Sprotsatu TV Rabu, (5/2).

Setelah cedera dan mendapatkan penanganan, Windy merasa penasaran dengan fisioterapis. Akhirnya ia mendaftar untuk berkuliah di Akademi Fisioterapi Dustira, Cimahi pada tahun 2011. Seperti melupakan keinginannya menjadi atlet, Windy justru menemukan jalan lain dengan menjadi seorang fisioterapis.

Meski gagal menjadi seorang atlet, tetapi Windy kini menjadi fisioterapis yang menangani para atlet.

Dalam salah satu video-nya di akun Youtube windy mayang, ia kerap membagikan kegiatannya saat melakukan fisioterapis kepada atlet.

Seperti saat melakukan stretching bahu pada atlet untuk memperbaiki cedera bahu. Stretching ini dilakukan untuk meregangkan otot yang kaku menjadi lebih fleksibel.

Ini adalah salah satu contoh terapi yang dikatakan Windy dengan hold and relax. Teknik terapi ini menggunakan kontraksi isometris yang optimal dari kelompok otot yang memendek, dan dilanjutkan dengan rileksasi otot.

Windy terlihat terampil menjalankan terapi dengan berbagai macam teknik.

"Ini buat menambah kekuatan otot, ini namanya hold relax," kata Windy.

Windy juga sempat beberapa kali memberikan penjelasan ke atlet tentang terapi dan manfaatnya yang sedang dilakukan. Ia menjelaskan satu persatu dengan jelas.

"Iya karena itu enggak ada kekuatan otot, kekuatan kamu hanya murni di bisep. Jadi makanya tulang rusuknya agak naik sebelah," jelas Windy kepada atlet.

Saat melakukan terapi pada seorang atlet yang cedera bahu, Windy juga terlihat terampil memperbaiki bahu yang sedang cedera. Terlihat juga atlet tersebut berteriak kesakita saat Windy berusaha menekan bahunya.

Rekomendasi