Kanker payudara menjadi momok yang menakutkan bagi wanita. Penyakit ini sangat ganas hingga bisa menyebabkan kematian.
Pada tahun 2000, kematian akibat kanker payudara di Indonesia sebesar 10.753. Data ini berdasarkan kasusAge Standardized Ratio (ASR). Dengan angka yang tinggi, kita harus mengetahui penyebab kanker payudara sebagai bentuk pencegahan.
Berikut penyebab kanker payudara yang dirangkum dari berbagai sumber:
Advertisement
Obesitas
Salah satu penyebab kanker payudara yang patut diwaspadai ialah kegemukan atau obesitas. Sebenarnya memang obesitas telah lama disorot karena menimbulkan berbagai penyakit kronis lainnya pula, serta peningkatan penderita obesitas setiap tahunnya.
Berdasarkan hasil penelitian oleh Lindra Anggorowati tentang Faktor Risiko Kanker Payudara Wanita, mengungkapkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara adalah obesitas, usia melahirkan anak pertama, riwayat pemberian ASI, dan usia menarche.
Penyebab kanker payudara pada obesitas karena adanya peningkatan sintesis estrogen pada timbunan lemak yang berpengaruh terhadap proses proliferasi jaringan payudara, Vogel, Breast Cancer Prevention a Review of Current Evidence.
Advertisement
Penyebab kanker payudara selanjutnya ialah umur menstruasi pertama atau biasa disebut usia menarche. Kasus ini terdapat pada beberapa pasien pengidap kanker payudara. Terutama bagi wanita yang mengalami menstruasi di bawah usia 12 tahun, memiliki risiko yang lebih tinggi.Hasil riset oleh Suzuki, Epidemiologic Risk Factor for Breast Cancer Related to Menopause Status in Indonesia, menunjukkan bahwa umur menstruasi yang lebih awal berhubungan dengan lamanya paparan hormon estrogen dan progresteron, terhadap proses proliferasi termasuk jaringan payudara.
Advertisement
Penyebab kanker payudara berikutnya yakni adanya faktor keturunan atau genetik. Mengutip dari hellosehat.com, bahwa sekitar 5 hingga 10 persen kasus kanker payudara terjadi karena adanya anggota keluarga dengan riwayat sakit yang sama.Kemungkinan besar genetik ini dihasilkan secara langsung akibat mutasi gen atau kecacatan pada gen yang diturunkan dari orangtuanya.
Pola Hidup Tidak SehatGaya atau pola hidup yang tidak sehat tentunya mempengaruhi hormon tubuh. Selain berpengaruh pada risiko berbagai penyakit berbahaya lain, kanker payudara menjadi salah satunya. Hormon di tubuh berhubungan dengan sel-sel yang berada di sekitar payudara.Bila tidak merubah menjadi pola hidup sehat, pasti akan mudah terpapar zat kimia dan senyawa tertentu yang mengakibatkan sel berkembang tidak normal.
Advertisement
Penyebab kanker payudara berikutnya ialah akibat paparan estrogen dari lingkungan, berupa organochlorines dalam pestisida dan industri kimia.
Hasil riset oleh Hindell, William,Hormone Alteration in Breast Cancer Hormonal Etiologymengungkap bahwa adanya kandungan estrogen pada pestisida diduga akan menyebabkan peningkatan proses proliferasi sel. Meskipun belum dapat dibuktikan secara pasti, masih dikembangkan lagi mengenai penyebab yang satu ini.
Advertisement
Salah satu penyebab risiko kanker payudara yang sebenarnya berasal dari aktivitas kecil. Terkadang Anda santai mengobrol bersama teman yang sedang asyik merokok. Wanita perokok akan memiliki tingkat metabolisme hormon estrogen yang lebih tinggi dibanding wanita yang tidak merokok. Selanjutnya, perokok pasif memiliki faktor risiko kanker payudara lebih besar dibanding wanita yang tidak merokok. Dari hasil penelitian di tempat berbeda, oleh GA Colditz dan Dupont William D.
Advertisement
Dikutip dari hellosehat.com, bahwa estrogen dari pil KB atau pil kontrasepsi memang bisa mencegah kehamilan, tetapi pil ini dapat menstimulasi sel payudara. Dosis yang berlebihan mampu meningkatkan risiko dan menjadi penyebab kanker payudara.Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan oleh Cancer Research, 2014, bahwa kontrasepsi yang diminum (seperti pil KB), oleh perempuan usia 20 hingga 49 tahun dapat meningkatkan risiko dan menjadi penyebab kanker payudara.