Rabbi Yahudi Blak-blakan Indahnya Hidup di Bawah Kekuasaan Islam, Selama Berabad-abad Hidup Damai

Dia begitu menyayangkan kekejaman militer Israel di masa kini.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Rabbi Yahudi Blak-blakan Indahnya Hidup di Bawah Kekuasaan Islam, Selama Berabad-abad Hidup Damai
Rabbi Yahudi Blak-blakan Indahnya Hidup di Bawah Kekuasaan Islam, Selama Berabad-abad Hidup Damai (Merdeka.com)

Dia begitu menyayangkan kekejaman militer Israel kepada rakyat Palestina.

Rabbi Yahudi Ortodoks, Elhanan Beck berbicara soal Yahudi, Islam, hingga Israel.

Diungkapnya, kaum Yahudi pernah hidup dengan damai selama ratusan tahun di bawah kekuasaan Islam.

Dia begitu menyayangkan kekejaman militer Israel di masa kini kepada rakyat Palestina. Bahkan, otoritas Israel disebutnya gagal memberi keamanan pada kaum Yahudi.

Palestina pun disebutnya harus merdeka. Berikut ulasan selengkapnya. 

Seorang Rabbi Yahudi, Elhanan Beck berbicara lantang mengenai kaum Yahudi hingga Israel. Di depan umum, dia tak segan untuk mengungkap kehidupan kaum Yahudi di masa lampau.

Menurutnya, dulu kaum Yahudi pernah hidup damai dalam kekuasaan Islam selama berabad-abad.

"Selama berabad-abad, kita (Yahudi) hidup dalam kekuasaan Islam. Bahkan lebih baik dari hidup di manapun," ungkapnya dalam sebuah video unggahan akun X @pete.gregson. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bahkan, di bawah kekuasaan muslim, kaum Yahudi sama sekali tak mendapatkan diskriminasi hingga perlakuan buruk. 

Padahal Yahudi menjadi kaum minoritas. 

Sebaliknya, kaum Yahudi di masa lampau turut mendapat sambutan hangat di banyak negara-negara Islam. <br><br>"Selama berabad-abad, dimanapun kita (Yahudi) pergi ke negara-negara Islam, mereka akan selalu menyambut dengan hangat," sambungnya. <br>
Dok. Istimewa

Dalam kesempatan berbeda, Rabi terkemuka dari gerakan dan komunitas Penjaga Kota di Inggris itu menyebut jika Israel telah menjadi negara yang gagal.

Israel diklaim tidak lebih baik dari kekuasaan atau negara Islam untuk menghadirkan keamanan bagi kaum Yahudi.

"Saat ini, di manakah tempat paling berbahaya bagi orang Yahudi?" katanya, demikian dikutip dari laman aa.com.tr.

"Pergi ke seluruh dunia, ke seluruh dunia. Anda akan sampai pada satu titik, di tengah dunia, negara Israel. Itu adalah tempat paling berbahaya bagi orang-orang Yahudi,” sambungnya.
Dok. Istimewa

Invasi militer Israel ke Palestina kini begitu disayangkan. Dia mengungkap, tak ada akibat baik yang bisa diambil berbagai pihak.

Menutup pernyataannya dalam sebuah wawancara bersama kantor berita Turki Anadolu Ajansi, Beck menegaskan jika Palestina harus merdeka. 

"Ketika kita berbicara tentang berakhirnya negara Israel, Palestina harus bebas, harus kembali ke tangan Palestina,” ungkapnya, demikian dikutip dari laman aa.com.tr. 

Rabbi Yahudi Lantang Lawan Zionisme
Dok. Istimewa

Seperti yang diketahui, Kaum Yahudi Ortodoks telah lama menjadi salah satu kelompok non-Muslim yang paling bersuara menentang pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Bahkan, komunitas tersebut menuntut lebih lanjut untuk aksi 'pembongkaran negara Israel secara damai'.

Mereka meyakini, Zionisme berada dalam 'pertentangan total' dengan keyakinan Yahudi.

Yahudi Ortodoks pun turut menentang berdirinya Israel sejak munculnya gagasan Zionisme di dalam sumbu pemerintahan.

Lebih lanjutnya, Beck mengatakan bahwa Zionisme tidak hanya bersifat non-religius tetapi juga merupakan sebuah 'pemberontakan melawan Tuhan'.

Sebab, Zionisme dianggap berupaya untuk menciptakan tanah hingga keamanan bagi orang-orang Yahudi.

@pete.gregson

Rabbi Beck on Islam. See the whole video on You-tube at www.tinyurl.com/BeyondIsrael

♬ original sound - Pete Gregson
Rekomendasi