Potret Keindahan Istana Tampak Siring Dibangun Bung Karno, Ada Jembatan Persahabatan
Merdeka.com - Keindahan Istana Taman Siring memang tak perlu diragukan lagi. Bahkan dikatakan Tampak Siring menjadi taman paling indah. Menariknya, di sana juga ada Jembatan Persahabatan.
Tampak Siring ini dibangun oleh Bung Karno. Presiden Indonesia pertama ini sangat menyukai taman buatannya itu. Penasaran dengan potret keindahan Istana Tampak Siring?
Melansir dari akun Instagram kartikasoekarnofoundation, Jumat (19/3), simak ulasan informasinya berikut ini.
Tampak Siring Istana
Kartika Soekarno mengajak sang putra untuk melihat Istana Tampak Siring. Taman tersebut rupanya dibangun oleh Presiden Indonesia pertama Soekarno pada tahun 1960-an.

Instagram @kartikasoekarnofoundation ©2021 Merdeka.com
"Visiting and showing Kiran Tampak Siring Istana (Palace) which was built by my Father in the 60’s. (Mengunjungi dan menunjukkan pada Kiran Tampak Siring Istana (Istana) yang dibangun oleh Ayahku pada tahun 60-an)," tulisnya.
Jembatan Persahabatan
Tampak Siring memang memiliki keindahan yang tak perlu diragukan. Pemandangan serta taman tersebut bahkan dikatakan paling indah. Di sana juga terdapat Jembatan Persahabatan yang dibangun sebagai simbol persahabatan dua negara.
Instagram @kartikasoekarnofoundation ©2021 Merdeka.com
"He wanted this strategic location overseeing the temple of Tirta Empul. It has the most magnificent view and garden. My father had also designed the Bridge of Friendship, symbol to cement the friendship between two countries. (Dia menginginkan lokasi strategis ini mengawasi Pura Tirta Empul. (Tampak Siring) Ini memiliki pemandangan dan taman yang paling indah. Ayah saya juga merancang Jembatan Persahabatan, simbol untuk mempererat persahabatan antara dua negara)," sambungnya.
Banyak Pejabat Luar Berkunjung
Kartika juga mengatakan jika banyak pejabat yang datang sebagai tamu negara. Salah satunya seperti Nehru. Kartika menjelaskan sang ayah sangat menyukai Tampak Siring ini. Sang ibu juga sering mengajaknya berkunjung saat masih kecil.
Instagram @kartikasoekarnofoundation ©2021 Merdeka.com
"Many dignitaries such as Nehru came to Tampak Siring as state guest. My Father loved very much this Istana which became his secondary residence. When I was a child, my mother took me frequently to visit this place. (Banyak pejabat seperti Nehru datang ke Tampak Siring sebagai tamu negara. Ayahku sangat menyukai Istana yang menjadi kediaman keduanya ini. Ketika saya masih kecil, ibu saya sering mengajak saya mengunjungi tempat ini)," tutupnya.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya