Advertisement
Setiap orang berhak untuk memiliki cita-cita atau impian setinggi-tingginya.
Tidak peduli latar belakang keluarganya, miskin maupun kaya, mereka semua memiliki hak yang sama untuk bisa bermimpi. Seperti anak yatim yang menjadi salah satu pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang satu ini. Ia mengaku memiliki cita-cita menjadi seorang prajurit TNI. Lantas bagaimana potret anak yatim jadi pemulung di Bantar Gebang yang ingin jadi prajurit TNI? Melansir dari akun YouTube Jericho Zeki, Selasa (25/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Sejak kecil, bocah bernama Aziz Gumilang ini sudah tidak asing dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Advertisement
Ia sudah terbiasa membantu sang ibu untuk memulung sampah di Bantar Gebang. Namun, Aziz membantu menjadi pemulung ketika sekolah libur atau sejak Masa Pemberlakuan Sekolah Online.
Advertisement
Padahal, diusianya yang baru 8 tahun ini, Aziz seharusnya tengah bercanda tawa dengan teman-temannya di lingkungan yang bersih dan sehat.
Aziz tampak tak gentar mencari plastik-plastik sampah buangan hingga barang bekas di antara tumpukan sampah yang menggunung. Bahkan, Ia tak ragu sama sekali memegang sampah-sampah tersebut dengan tangan kosong.
Saat mencari barang-barang bekas dan sampah plastik-plastik, Aziz selalu berada tidak jauh dari sang ibu.
Advertisement
Siapa sangka, Aziz merupakan anak yatim. Dijelaskan, bocah kelas 3 Sekolah Dasar ini telah ditinggal oleh sang ayah sejak usia 2 tahun.
Advertisement
Meski sudah menjadi anak yatim, hal itu tak menyurutkan Aziz dalam bermimpi.
Ia mengatakan cita-citanya yang begitu mulia yaitu menjadi prajurit TNI. "Jadi tentara," ujar Aziz.
Advertisement
Aziz begitu rajin dan cekatan saat memilah sampah-sampah limbah masyarakat. Ia dan sang ibu, dengan cepat memilih sampah plastik dan botol bekas.
Advertisement
Sampah-sampah tersebut dikumpulkan dan nantinya akan dijual. Dijelaskan, 1 kilogram sampah plastik tersebut dihargai sekitar Rp400.
Aziz dan sang ibu, setiap harinya diungkapkan mampu mengumpulkan 8 karung sampah yang berisikan masing-masing 25-35 kilogram. Apabila di total, Aziz dan sang ibu setiap harinya mendapatkan uang hasil memulung sekitar Rp80 ribu.
Advertisement
Potret Anak Yatim jadi Pemulung di Bantar Gebang, Sosoknya Rajin & Menggemaskan Punya Cita-cita jadi TNI
Pemulung anak yatim di Bantar Gebang ini memiliki cita-cita ingin menjadi prajurit TNI.