Polisi Narkoba Gadungan Pepet Motor Pelajar lalu Ambil HP, Ketahuan Warga Nyaris Jadi Bahan 'Salam Olahraga

Ia diduga terlibat dalam penipuan dengan berpura-pura sebagai anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, menargetkan dua pelajar.

Fauzan
Oleh Fauzan - Reporter
Polisi Narkoba Gadungan Pepet Motor Pelajar lalu Ambil HP, Ketahuan Warga Nyaris Jadi Bahan 'Salam Olahraga
Seorang pria nyaris diamuk warga lantaran diduga menjadi polisi gadungan viral (Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Video singkat yang menunjukkan seorang pria hampir dikeroyok oleh warga karena diduga polisi gadungan menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria itu tampak ditahan di kerah bajunya sambil diserang dengan cacian oleh warga yang menuduhnya berpura-pura sebagai anggota kepolisian.

"Ini polisi gadungan, polisi gadungan. Mengaku-ngaku. Ini korbannya, dia bilang obat-obatan. Dia ambil HP-nya, dia ambil dompetnya," kata seorang wanita dalam video yang beredar.

Kepolisian juga mengonfirmasi kejadian tersebut. Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, menjelaskan bahwa insiden itu berlangsung di Jalan Buakana, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Selasa (13/1/2026).

"Kami telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana penipuan. Pelaku mengaku anggota kepolisian dari Polrestabes Makassar fungsi narkoba," ujar Wawan Suryadinata kepada wartawan pada Kamis (15/1/2026) malam.

Kronologi Kejadian

Wawan mengungkapkan bahwa pelaku penipuan yang berpura-pura menjadi polisi itu bernama MRE (24). Ia diduga melakukan aksi penipuan dengan menyamar sebagai anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dan menargetkan dua pelajar yang sedang berboncengan sepeda motor.

Salah satu dari mereka adalah MR (17). Kejadian ini bermula ketika korban berencana untuk membeli ban motor. Saat melintas di Jalan AP Pettarani, pelaku mendekati korban dan meminta mereka untuk menepi.

Korban kemudian dibawa ke Jalan Buakana yang lebih sepi.

"Saat itu korban mau pergi membeli ban dan saat korban melintas di Jl. AP. Pettarani pelaku memepet korban lalu disuruh menepi. Pelaku mengaku anggota Polrestabes Makassar dari Satuan Narkoba, mengambil kunci motor korban, mengarahkannya ke tempat sepi, kemudian mengambil HP korban dan rekannya," jelas Wawan.

Tindakan pelaku akhirnya diketahui oleh warga sekitar, yang hampir menyebabkan kerusuhan massa. Video kejadian tersebut pun viral di media sosial dan menarik perhatian publik.

Identifikasi Pelaku

Setelah menerima laporan, Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel segera menuju lokasi dan menangkap pelaku pada hari yang sama. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihak kepolisian menemukan bahwa MRE bukanlah pelaku baru dalam tindakan kriminal ini.

"Pelaku terekam CCTV di Jalan Perintis Kemerdekaan melakukan modus yang sama dengan mengaku sebagai anggota Narkoba Polrestabes dari fungsi narkotika dengan meminta uang Rp 300 ribu pada tahun 2024. Namun korban tidak melapor," ungkap Wawan.

Lebih lanjut, pelaku diketahui sering menggunakan identitas palsu untuk menekan dan memeras korbannya.

"Perbuatan tersebut sudah sering (dilakukan pelaku) dengan memalsukan namanya sebagai Pak Cecep, anggota Narkoba Polrestabes," tambahnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Rappocini untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Kita serahkan ke Polsek Rappocini untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Rekomendasi