Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbedaan Seledri dan Daun Ketumbar yang Belum Banyak Diketahui, Punya Bentuk Mirip

Perbedaan Seledri dan Daun Ketumbar yang Belum Banyak Diketahui, Punya Bentuk Mirip Daun ketumbar dan seledri. Foto: Wikipedia ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Perbedaan seledri dan daun ketumbar ternyata masih sering salah untuk dikenali. Sebab, jika dilihat secara sekilas dua jenis daun tersebut memiliki bentuk yang sama. Sehingga, tak heran beberapa orang menganggap jika seledri dan daun ketumbar adalah jenis sayuran yang sama.

Namun kenyataannya, keduanya memiliki bentuk, rasa, aroma dan kegunaan yang berbeda. Selain bentuk dan rasa, seledri dan daun ketumbar juga disebut memiliki manfaat berbeda. Lalu, bagaimana cara membedakan daun ketumbar dan seledri?

Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman Liputan6 dan berbagai sumber, (24/1/2023):

Perbedaan Bentuk Daun

1. Seledri

daun ketumbar dan seledri

seledri- Foto: Wikipedia ©2023 Merdeka.com

Seledri memilik bentuk daun melebar dan lancip berwarna hijau tua. Batang seledri cenderung bergerigi dan berbentuk menyerupai bulan sabit. Daun Seledri lebih panjang dibanding daun ketumbar.

2. Daun Ketumbar

daun ketumbar dan seledri

Foto: Wikipedia ©2023 Merdeka.com

Sekilas daun ketumbar sangat mirip dengan seledri. Namun, jika diperhatikan lebih seksama, ada perbedaan di antara keduanya. Daun ketumbar lebih bulat dan memiliki bentuk daun yang tidak lancip dan cenderung tumpul melengkung. Warna daun ketumbar pun jauh lebih terang dibanding seledri.

Perbedaan Rasa dan Aroma

1. SeledriSeledri memiliki aroma segar yang halus dengan rasa lebih lembut dan khas. Aroma seledri tak sekuat daun ketumbar.2. Daun ketumbarDaun ketumbar sendiri sering dikenal juga sebagai cilantro. Daun ini memiliki aroma yang lebih kuat dibanding seledri. Aromanya yang kuat mirip dengan aroma citrus segar.Perbedaan Penggunaannya 1. SeledriSeledri kerap digunakan sebagai penyedap hidangan seperti bakso dan soto. Seledri juga biasanya dicampurkan pada masakan olahan seperti telur dadar, tumis, dan sup karena memberikan rasa segar pada masakan. 2. Daun ketumbarDaun ketumbar memiliki rasa dan aroma yang kuat. Daun ini sering digunakan sebagai penyedap masakan Asia yang kaya rempah seperti kari atau tom yam. Daun ketumbar dikenal memiliki rasa manis dan lembut ketika ditambahkan ke hidangan.

Manfaat Seledri

Seperti yang sudah disebutkan di atas, selain memiliki bentuk dan aroma yang berbeda, seledri dan daun ketumbar juga memiliki manfaat berbeda untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat seledri:

daun ketumbar dan seledri

seledri-daun ketumbar/Foto: Wikipedia ©2023 Merdeka.com

Kaya antioksidanSeledri mengandung vitamin C, beta karoten, flavonoid. Setidaknya ada 12 jenis nutrisi antioksidan tambahan yang ditemukan dalam satu tangkai seledri. Antioksidan dapat membantu melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.Lancarkan pencernaanKandungan air yang tinggi dari seledri (hampir 95 persen) ditambah dengan jumlah serat larut dan tidak larut yang besar mendukung saluran pencernaan menjadi lebih sehat.Kaya vitamin dan mineralSeledri kaya akan vitamin A, K, dan C, ditambah mineral seperti kalium dan folat. Seledri juga rendah sodium dan memiliki indeks glikemik rendah yang baik untuk penderita darah tinggi dan diabetes.Tinggi kalsiumKalsium membangun dan memelihara tulang dan gigi yang kuat dan sehat. Kalsium juga membantu mengirimkan informasi melalui sistem saraf dan mendukung fungsi pembuluh darah.

Manfaat Daun Ketumbar untuk Kesehatan

Selain seledri, daun ketumbar juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti: Redakan nyeri dan peradanganDaun ketumbar memilik efek analgesik yang dapat meringankan rasa nyeri dan radang. Daun ketumbar digunakan baik secara internal maupun eksternal sebagai obat untuk iritasi kulit, termasuk gatal-gatal, dan kulit terbakar.Sifat antijamurSebuah studi tahun 2014 menguji efek dari minyak esensial yang berasal dari daun ketumbar pada Candida albicans yang merupakan jamur penyebab infeksi kulit. Para penulis menyimpulkan bahwa minyak tersebut memang memiliki sifat antijamur.Bantu detoks tubuhDaun ketumbar melindungi tubuh dari infeksi dan racun. Sifat antibakterinya yang alami dapat membantu melindungi terhadap penyakit yang disebabkan oleh makanan dan air, termasuk keracunan makanan dan disentri.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP