Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Miom yang Jarang Diketahui Beserta Cara Pencegahannya

Penyebab Miom yang Jarang Diketahui Beserta Cara Pencegahannya Ilustrasi miom rahim. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/9nong

Merdeka.com - Setiap tubuh manusia tentu rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Dari penyakit ringan hingga penyakit kronis dapat dialami apabila sistem kekebalan tubuh cukup rendah ditambah dengan beberapa faktor lainnya.

Salah satu penyakit yang dapat menyerang tubuh adalah miom. Bagi sebagian perempuan, penyakit ini mungkin pernah menyerang tubuh namun terkadang banyak hal yang membuat miom ini tidak disadari keberadaannya.

Simak ulasan mengenai penyakit miom yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Penyakit Miom

ilustrasi sakit perut

©2012 Merdeka.com/Shutterstock/wavebreakmedia

Dilansir dari alodokter, penyakit miom atau Uterine fibroid adalah penyakit yang dapat menyerang sebagian besar perempuan. Pasalnya, penyakit miom ini menimbulkan tumor jinak yang tumbuh di bagian dalam ataupun luar pada dinding rahim.

Penyebab miom ini sebenarnya sulit untuk dideteksi. Selain itu, penderita yang mengalami penyakit miom ini dapat memiliki lebih dari satu tumor yang terletak di dinding rahim. Penyebab miom yang sulit untuk diketahui ini memiliki gejala yang bergantung pada ukuran, lokasi, dan jumlah tumor yang terletak di dalam rahim.

Penyebab Miom

ilustrasi sakit perut

Shutterstock/Hakan Kiziltan  

Penyebab miom sebenarnya belum dapat diketahui secara pasti. Kendati demikian, terdapat beberapa hal yang meningkatkan risiko dari penyakit miom ini menurut medis.

Salah satu faktor yang dapat memicu munculnya tumor jinak pada rahim yakni adalah peningkatan hormon estrogen seperti pada saat menstruasi ataupun kehamilan.

Sementara itu, faktor yang dapat menurunkan risiko seorang wanita untuk terserang penyakit miom adalah riwayat melahirkan. Seorang perempuan yang pernah melakukan persalinan akan mengalami risiko yang lebih rendah untuk terserang penyakit miom pada umumnya.

Dugaan medis juga memaparkan bahwa penyebab miom yang lain yakni perempuan yang lanjut usia ataupun perempuan yang mengalami obesitas hingga gangguan menstruasi.

Gejala Penyakit Miom

ilustrasi sakit perut

©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Piotr Marcinski 

Penyebab miom hingga gejalanya jarang diketahui dan dipahami dengan baik oleh sebagian besar perempuan. Hal ini tidak lain disebabkan karena penyakit miom tidak menunjukkan gejala spesifik seperti penyakit pada umumnya.

Kendati demikian, beberapa gejala yang dapat diamati pada penyakit miom yakni sebagai berikut.

- Menstruasi yang panjang hingga pendarahan berat.- Sering buang air kecil karena ada tekanan yang cukup berat pada kandung kemih.- Timbul rasa nyeri pada saat menstruasi hingga belakang kaki.- Sering terjadi sembelit hingga sistem pencernaan yang tidak lancar.- Terjadi kembung selama beberapa kali.- Perut yang membesar di atas normal.- Merasakan nyeri selama berhubungan intim.- Konstipasi.- Infertilitas.- Abrupsio plasenta.- Persalinan prematur.- Penyumbatan ginjal.- Muncul flek sebelum ataupun setelah masa menstruasi.

Diagnosis Penyebab Miom

 003 siti rutmawati

aptelresearch.com

Penyakit miom seringkali sulit untuk terdiagnosis dengan cepat dan mudah. Sebab, penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang tidak menampakkan gejalanya.

Kendati demikian, penyakit ini dapat dicegah dengan deteksi ataupun pemeriksaan dini secara rutin ke dokter kandungan melalui pemeriksaan USG atau MRI.

Pengobatan Penyakit Miom

005 siti rutmawati

stemgenex.com

Penyakit miom yang masih ringan dirasa tidak memerlukan pengobatan hingga tindakan medis yang berat lainnya. Sebab, tumor jinak yang berada di dinding rahim ini akan menyusut dan menghilang dengan sendirinya.

Meskipun demikian, kalangan perempuan juga perlu waspada terhadap kesehatan rahim dengan memantau dan memeriksa rahim ke dokter kandungan secara rutin sejak dini.

Sementara itu, penyakit miom yang berat akan menimbulkan dan menampakkan gejalanya. Untuk penyakit miom dengan kategori berat harus dilakukan pengobatan hingga tindakan medis.

Beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan yakni berupa terapi hormon untuk mencegah perkembangan tumor jinak di dalam rahim serta meredakan gejala yang timbul. Dalam kasus penderita miom yang lebih berat dapat dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat miom yang dapat mengancam kesehatan.

Cara Pencegahan Penyakit Miom

ilustrasi makanan sehat

©Pixabay/StockSnap

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit miom yakni dengan memperhatikan konsumsi makanan dan minuman agar tidak dapat memicu peningkatan hormon estrogen yang berlebihan.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang patut untuk dihindari yaitu lemak tinggi, kafein, garam atau MSG berlebih, gula berlebih, makanan instan dan olahan, alkohol, hingga minuman energi yang sering dicampur dengan bahan-bahan kimia.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih dan sehat juga menjadi suatu hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terserang penyakit miom. Beberapa cara untuk menerapkan pola hidup sehat yakni dengan istirahat cukup, makan teratur 3 kali sehari, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara rutin, mengonsumsi makanan yang bergizi, serta yang tidak kalah penting yakni mengelola stres.

Sebab, stres yang berlebihan cenderung dapat mempengaruhi hormon estrogen yang selanjutnya dapat mengacaukan siklus menstruasi. Hal ini tentu saja dapat memicu timbulnya tumor jinak yang terdapat pada dinding rahim.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP