Panduan Lengkap Penggunaan Kata Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia

Simak panduan lengkap penggunaan kata tidak baku dalam Bahasa Indonesia.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Panduan Lengkap Penggunaan Kata Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia
Ilustrasi Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia Credit: pexels.com/Snapwire (© 2024 Liputan6.com)

Dalam berkomunikasi sehari-hari, kita sering menggunakan kata baku dan tidak baku tanpa disadari. Memahami dan menggunakan kata baku dan tidak baku dengan tepat sangat penting dalam berkomunikasi secara efektif.

Penggunaan kata baku menunjukkan profesionalisme dan keahlian dalam berbahasa, terutama dalam situasi formal. Sementara itu, kata tidak baku memiliki perannya sendiri dalam komunikasi sehari-hari dan ekspresi kreatif.

Dengan terus belajar dan memperhatikan konteks, kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang penggunaan kata tidak baku, definisi, ciri-ciri, contoh,serta pentingnya memahami kata baku dan tidak baku dalam bahasa Indonesia.

Kata baku adalah kata yang penulisan dan pengucapannya sesuai dengan kaidah-kaidah yang dibakukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kata tidak baku adalah kata yang penulisan atau pengucapannya tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang sudah dibakukan.

Ciri-ciri Kata Baku

  1. Sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
  2. Tidak dipengaruhi bahasa daerah
  3. Tidak dipengaruhi bahasa asing
  4. Lazim digunakan dalam situasi formal
  5. Memiliki makna yang tepat dan tidak ambigu

Ciri-ciri Kata Tidak Baku

  1. Tidak sesuai dengan EYD
  2. Sering dipengaruhi bahasa daerah atau asing
  3. Umumnya digunakan dalam percakapan sehari-hari
  4. Bentuknya dapat berubah-ubah
  5. Maknanya bisa ambigu atau kurang tepat

Memahami perbedaan antara kata baku dan tidak baku sangat penting karena:

  1. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif
  2. Membantu dalam penulisan formal dan akademis
  3. Menunjukkan profesionalisme dalam lingkungan kerja
  4. Memperkaya kosakata dan pemahaman bahasa
  5. Memudahkan pemahaman dalam membaca teks resmi
  6. Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku

Kata baku umumnya digunakan dalam:

  1. Dokumen resmi
  2. Karya ilmiah
  3. Buku pelajaran
  4. Pidato formal
  5. Berita dan artikel jurnalistik
  6. Kata tidak baku sering digunakan dalam:
  7. Percakapan sehari-hari
  8. Media sosial
  9. Karya sastra (untuk menggambarkan dialog)
  10. Iklan dan slogan
  11. Bahasa gaul atau slang

Berikut adalah daftar 100 contoh kata baku dan tidak baku dalam bahasa Indonesia:

Abjad – Abjat

Absorpsi – Absorsi

Adab – Adap

Adhesi – Adesi

Adibusana – Adi busana

Adidaya – Adi daya

Advokat – Adpokat

Afdal – Afdol

Agamais – Agamis

Ajek – Ajeg

Aktual – Aktuil

Akuarium – Aquarium

Aluminium – Almunium

Ambulans – Ambulan

Analisis – Analisa

Andal – Handal

Antena – Antene

Antre – Antri

Anugerah – Anugrah

Apotek – Apotik

Asas – Azas

Atlet – Atlit

Atmosfer – Atmosfir

Auditorium – Aditorium

Autentik – Otentik

Azan – Adzan

Balsam – Balsem

Batalion – Batalyon

Baterai – Batere

Barzakh – Barzah

Baut – Baud

Bayangkara – Bhayangkara

Becermin – Bercermin

Besok – Esok

Blanko – Blangko

Boks – Bok

Bosan – Bosen

Bus – Bis

Cabai – Cabe

Capai – Capek

Cedera – Cidera

Cendekiawan – Cendikiawan

Cengkih – Cengkeh

Cinderamata – Cenderamata

Cokelat – Coklat

Daftar – Daptar

Derajat – Derajad

Desain – Desaign

Detail – Detil

Diagnosis – Diagnosa

Dipersilakan – Dipersilahkan

Durian – Duren

Ekosistem – Ekosistim

Ekspor – Eksport

Ekstra – Extra

Ekstrakurikuler – Ekstrakulikuler

Ekstrem – Ekstrim

Elite – Elit

Embus – Hembus

Energi – Energi

Esai – Esei

Februari – Pebruari

Favorit – Pavorit

Faksimile – Faksimil

Familier – Familiar

Farmakope – Farmakop

Filsafat – Filsafah

Fisik – Phisik

Fondasi – Pondasi

Formal – Formil

Foto – Poto

Fotokopi – Fotocopy

Frasa – Frase

Frekuensi – Frekwensi

Galaktosa – Galaktose

Geladi – Gladi

Gizi – Giji

Gubuk – Gubug

Hakikat – Hakekat

Hektare – Hektar

Hierarki – Hirarki

Higienis – Higenis

Hipotesis – Hipotesa

Ijazah – Ijasah

Ikhlas – Ihlas

Imbau – Himbau

Indera – Indra

Isap – Hisap

Izin – Ijin

Jadwal – Jadual

Jagat – Jagad

Jemaah – Jamaah

Jenderal – Jendral

Jenazah – Jenasah

Karier – Karir

Kategori – Katagori

Kaus – Kaos

Khawatir – Kuatir

Kiai – Kyai

Komplet – Komplit

Rekomendasi