Orang Tua ke Hutan Berbulan-bulan, Bocah Papua Ini Hanya Tinggal Berdua dengan Adiknya

Bocah Papua harus rela tinggal berdua dengan adiknya selama berbulan-bulan karena orang tua mereka bekerja mencari kayu gaharu di tengah hutan.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Orang Tua ke Hutan Berbulan-bulan, Bocah Papua Ini Hanya Tinggal Berdua dengan Adiknya
Orang Tua ke Hutan Berbulan-bulan, Bocah Papua Ini Hanya Tinggal Berdua dengan Adiknya (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kehidupan masyarakat Papua selama ini masih butuh perhatian. Pembangunan di sana masih belum merata sehingga akses untuk bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak masih jauh di bawah rata-rata masyarakat Indonesia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seperti kisah bocah Papua ini. Dia rela tinggal berdua dengan sang adik di rumah selama berbulan-bulan karena orang tuanya bekerja mencari kayu di hutan. Ia pun hanya mengandalkan bantuan dari orang lain untuk makan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Beruntung, seorang suster yang bertugas di Papua sering memberi mereka bahan makanan untuk dimasak di rumah. Bagaimana kisahnya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @_wike.afrilia_ memperlihatkan bocah Papua yang datang ke rumah suster untuk meminta makanan. Bocah tersebut hidup dalam kesendirian yang memprihatinkan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua orang tuanya harus masuk ke hutan selama berbulan-bulan untuk mencari kayu Gaharu dan meninggalkan dua anaknya di rumah. Bocah itu hanya tinggal dengan sang adik di rumah. Dia setiap hari harus sekolah dan memasak sendiri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Mereka terpaksa tinggal terpisah dari orangtuanya karena mereka harus sekolah sementara orangtua Harus mencari kayu Gaharu di Hutan untuk mereka jual. Tapi sesekali orang tuanya datang menjenguk mereka dan membawakan sayur ataupun sagu,” tulis keterangan video di akun Tiktok @_wike.afrilia_.

Diberi Makanan oleh Suster
Dok. Istimewa

Bocah yang hidup di rumah tanpa orang tua itu beruntung karena bertemu dengan seorang suster yang ditugaskan di Papua.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Suster tersebut selalu memberikan bocah tersebut bahan makanan untuk dimasak di rumah dan obat jika mereka mengalami masalah kesehatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Ini suster mau kasih kau, tadi ada yang kasih saya ikan, jadi saya mau bagi dengan kau. Bawa masak di rumah. Sabar, tunggu. Kau bagi dengan Karnius ya,” ucap suster sabil memberikan bahan makanan sekardus untuk bocah tersebut.

Rekomendasi