Niat Puasa Dzulhijjah Tanggal 1 Sampai 9, Lengkap Beserta Keutamaan & Amalannya

Kamis, 23 Juni 2022 08:10 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Niat Puasa Dzulhijjah Tanggal 1 Sampai 9, Lengkap Beserta Keutamaan & Amalannya Ilustrasi puasa. shutterstock

Merdeka.com - Bulan Dzulhijjah sebenarnya tidak hanya identik dengan Hari Raya Idul Adha, kurban maupun ibadah haji saja. Ada beragam amalan yang bisa dilakukan oleh umat Islam khususnya di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Mengingat bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 36 yang artinya,

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kalian semuanya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa." (QS. At-Taubah: 36)

Muslim dan muslimah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah saat memasuki sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Mulai dari memperbanyak membaca Al-Quran, dzikir, sedekah dan sejumlah amalan sunnah lainnya. Selain itu juga dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah Dzulhijjah pada tanggal 1-9 Dzulhijjah. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

Artinya:
"Tidak ada hari dimana amal shalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: ‘Tidak juga dari jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fi sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satu pun dari keduanya."

Untuk itu ada baiknya umat Islam mengetahui bacaan niat puasa Dzulhijjah tanggal 1 hingga 9. Bukan hanya itu, muslim dan muslimah juga sebaiknya mengetahui keutamaan serta amalan dari puasa tersebut. Lantas bagaimana niat puasa Dzulhijjah tanggal 1 sampai 9 beserta keutamaan dan amalannya?

Melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Niat Puasa Dzulhijjah

Sama seperti puasa pada umumnya, membaca atau melafalkan niat puasa Dzulhijjah dilakukan pada malam hari. Di mana waktu membaca niat puasa Dzulhijjah adalah sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar. Melansir dari NU Online, terdapat tiga macam bacaan niat puasa Dzulhijjah sesuai dengan tanggalnya. Adapun bacaan niat puasa Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

1. Niat Puasa Dzulhijjah tanggal 1-7

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ

Artinya:
"Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ."

2. Niat Puasa Dzulhijjah tanggal 8 Dzulhijjah (Hari Tarwiyyah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ

Artinya:
"Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ."

3. Niat Puasa Dzulhijjah tanggal 9 Dzulhijjah (Hari Arafah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ

Artinya:
"Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ."

3 dari 5 halaman

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, bulan Dzulhijjah mampunyai beberapa keutamaan tersendiri. Berikut keutamaan puasa Dzulhijjah yang dapat diketahui:

a. Pahala Dilipatgandakan
Umat Islam akan mendapatkan pelipatan pahala ketika memperbanyak ibadah dan berpuasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya:
"Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar." (HR At-Trmidzi).

2. Penghapusan Dosa
Menjalani ibadah puasa sunnah pada tanggal 9 Dzulhijjah (Hari Arafah) mampu membantu umat Islam menghapus dosa selama dua tahun. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ

Artinya:
"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim).

Menurut mayoritas ulama, dosa-dosa yang dihapus karena puasa Arafah yaitu dosa kecil. (An-Nawawi, Syarah Muslim, juz 3, h. 113).

3. Hari Pembebasan dari Siksa Neraka
Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟

Artinya:
"Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).

4 dari 5 halaman

Amalan di Bulan Dzulhijjah

Melansir dari muslim.or.id, adapun amalan-amalan di bulan Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

a. Dzikir
Allah berfirman yang artinya,

"Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan" (QS. Al-Hajj: 28)

Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma berkata, "Hari-hari yang telah ditentukan adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah."

Lebih diutamakan untuk umat Islam berdzikir di sepuluh hari pertama bulan Dzikir adalah memperbanyak takbir, tahlil dan tahmid. Rasulullaah SAW bersabda yang artinya,

"Maka perbanyaklah di hari-hari tersebut dengan tahlil, takbir, dan tahmid." (HR. Ahmad, Shahih)

b. Puasa
Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi di sisi Allah daripada wangi minyak kasturi." (Muttafaqun ‘alaih)

c. Membaca Al-Quran
Rasulullaah SAW bersabda,

القرآن أفضل الذكر

Artinya:
"Al Qur’an adalah sebaik-baik dzikir." (HR. Ibnu Khuzaimah, Shahih)

5 dari 5 halaman

d. Sedekah

Allah berfirman menceritakan saat-saat seseorang menjelang ajalnya,

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya:
"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkanku sampai waktu yang dekat, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih." (QS. Al-Munaafiquun: 10).

e. Kurban
Allah SWT berfirman yang artinya,

"Maka shalatlah kamu untuk Tuhanmu dan berkurbanlah!" (QS. Al-Kautsar: 2)

Kurban merupakan ibadah yang disyari’atkan setahun sekali dan dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah. Sebagaimana Rasulullaah SAW bersabda yang artinya,

"Barangsiapa yang shalat seperti kita shalat, dan berkurban seperti kita berkurban, maka sungguh dia telah mengerjakan kurban dengan benar. Dan barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum shalat ‘Idul Adh-ha, maka kurbannya tidak sah." (HR. Al Bukhari)

f. Haji
Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi,

الحج أشهر معلومات

Artinya:
"Haji itu pada bulan-bulan yang tertentu." (QS. Al-Baqarah: 197)

[tan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini