Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Niat Mandi Taubat dari Zina Lengkap Disertai Artinya, Ketahui Tata Caranya

Niat Mandi Taubat dari Zina Lengkap Disertai Artinya, Ketahui Tata Caranya ilustrasi mandi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Niat mandi taubat dari zina harus diketahui untuk mensucikan diri. Seperti yang diketahui, zina merupakan salah satu perbuatan manusia yang dibenci Allah SWT.

Kendati demikian, bukan berarti Allah SWT menutup pintu bertaubat bagi orang yang mau berhenti melakukan zina. Allah SWT senantiasa membuka rahmat dan hidayah-Nya bagi mereka yang mau bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Caranya yakni yang pertama berniat diri untuk berhenti melakukan zina. Hal itu dapat dilakukan dengan menutup aib diri sendiri dan tak lagi membahas perbuatan di masa lalu. Melansir dari laman NU, hal itu sebagaimana yang dijelaskan Syekh Ibrahim Al-Baijuri sebagai berikut,

"Pelaku zina dan orang yang melakukan maksiat lainnya disunahkan menutupi aib dirinya. Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang melakukan perbuatan keji, hendaklah menutupi (aib) dirinya dengan tutupan Allah SWT. Sedangkan orang yang menampakkan 'muka'-nya di hadapan kami, niscaya kami akan menegakkan hudud baginya,' HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi dengan sanad yang baik. Ia juga disunahkan untuk bertobat atas dosanya kepada Allah. Allah akan menerima pertobatannya bila mengikhlaskan niatnya," (Lihat Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyatul Baijuri, Darul Kutub Al-Ilmiyyah, 1999 M/1420 H, cetakan kedua, juz II, halaman 430).

Setelah itu, maka langkah selanjutnya ialah dengan membaca niat mandi taubat dari zina serta menyucikan diri. Lantas, bagaimana bunyi bacaan niat mandi taubat dari zina beserta tata caranya? Melansir dari laman NU Online, berikut ulasan selengkapnya.

Perintah Bertaubat

Sebelum mengenal bacaan niat mandi taubat dari zina, ada baiknya bagi umat Islam untuk mengetahui dasar dari bertaubat itu sendiri. Bertaubat merupakan salah satu hal yang disukai Allah SWT.

Disebut dalam QS. An-Nur ayat 31, bertaubat merupakan hal yang dianjurkan bagi umat Islam. Bahkan, mereka yang mau bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT disebut sebagai golongan orang yang beruntung. Berikut bunyinya,

"Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS. An-Nur ayat 31)

ilustrasi tasbih

©umipearls.com

Selain itu, perintah untuk bertaubat setelah melakukan perbuatan zina juga disebut dalam QS. At-Tahrim ayat 8. Di dalamnya, seorang muslim dianjurkan untuk melakukan taubatan nasuha atau taubat dengan sepenuh hati dan tak akan kembali ke jalan sesat. Berikut bunyinya,

"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai." (QS At-Tahrim ayat 8)

Waktu Utama untuk Taubat Nasuha dari Zina

Setelah mengetahui perintah bertaubat, hal selanjutnya yang perlu dipahami adalah waktu-waktu utama untuk melakukan taubatan nasuha dari zina. Sebenarnya, seorang muslim dapat melakukan taubatan nasuha dari zina kapan dan di mana saja.

ilustrasi berdoa

© pexels.com/Thirdman

Namun, ada baiknya untuk tidak menunda-nunda dan segera melakukan taubat nasuha dengan sepenuh hati dserta mengharap rida Allah SWT. Namun, terdapat beberapa waktu yang tidak dianjurkan bagi umat Islam untuk melaksanakan salat taubat.

Adapun waktu-waktunya yakni sebagai berikut,

  1. Sejak terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
  2. Pada saat terbit matahari hingga matahari naik dan mulai condong.
  3. Ketiga yakni pada saat matahari berada tepat di tengah-tengah hingga terlihat condong kembali.
  4. Masuknya waktu salat Ashar hingga matahari terbenam.
  5. Menjelang matahari terbenam hingga tenggelam sepenuhnya.

Niat Mandi Taubat dari Zina

Sebelum mengetahui tata cara salat taubat dari zina, alangkah baiknya bagi kita untuk mengetahui cara menyucikan diri terlebih dahulu. Salah satu cara yang dapat dilakukan sebelum menunaikan salat sunnah taubat yakni dengan mandi taubat dari zina.

tarawih

© Ilustrasi salat tarawih

Pertama, seorang muslim hendaknya membaca niat mandi taubat dari zina terlebih dahulu. Adapun bacaan niat mandi taubat dari zina tersebut yakni sebagai berikut,

Nawaitul ghusla littaubati 'an jami'idzunuub.

Bunyi bacaan niat mandi taubat dari zina tersebut dapat diucapkan dari dalam hati ataupun dibaca langsung secara pelan-pelan. Adapun bunyi arti dari bacaan niat mandi taubat dari zina tersebut antara lain sebagai berikut,

Artinya:

"Aku berniat mandi taubat dari segala dosa dhahir dan batin."

Tata Cara Salat Taubat dari Zina

Setelah membaca niat mandi taubat dari zina, maka langkah selanjutnya yakni melanjutkan mandi taubat seperti biasanya. Setelah itu, alangkah baiknya untuk segera mengambil wudhu dan melaksanakan salat taubat dari zina.

ilustrasi berdoa

© pexels.com/Anastasia Shuraeva

Adapun tata caranya yakni mirip dengan gerakan salat pada umumnya. Hal itu sebagaimana seperti langkah-langkah berikut ini,

  1. Takbiratul Ihram.
  2. Disunahkan membaca doa iftitah.
  3. Membaca surat Al Fatihah.
  4. Membaca surat dari Alquran.
  5. Rukuk (Membaca tasbih ruku’ tiga kali).
  6. I'tidal (Membaca doa i’tidal).
  7. Sujud (Membaca tasbih sujud tiga kali).
  8. Duduk diantara dua sujud (Membaca doa 'Robbighfirlii warhamnii...').
  9. Sujud kedua (Membaca tasbih sujud tiga kali).
  10. Bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas sampai 10..
  11. Tasyahud akhir (Membaca bacaan tasyahud akhir).
  12. Mengucap salam.
  13. Berdoa mohon ampunan.
  14. Istighfar 100 kali.
  15. Membaca lafal tasbih
  16. Membaca doa taubatan nasuha sebagai berikut,

Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa’dika Mastatho’tu. A’udzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-U Laka Bini’matika ‘Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan."

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP