Miris, 8 Tahun Berdinas Seragam PDL Prajurit TNI AD Ini Sudah Kusam 'Kok Brevetnya Berubah Jadi Warna Silver

8 Tahun berdinas, brevet prajurit ini sampai berubah warna.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Miris, 8 Tahun Berdinas Seragam PDL Prajurit TNI AD Ini Sudah Kusam 'Kok Brevetnya Berubah Jadi Warna Silver
brevet silver (AL VIGEST)

Seorang prajurit TNI asal Papua menarik perhatian karena memiliki seragam yang unik. Prajurit tersebut telah bertahun-tahun dinas sehingga seragam yang dikenakannya sudah tidak lagi seperti baru.

Meski begitu, hal tersebut tidak mengurangi semangat prajurit tersebut untuk terus mengabdi sebagai abdi negara. Momen itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh channel AL VIGEST.

Seragam unik itu memancing perhatian senior yang tertarik membahas satu persatu brevet di seragam tersebut. Bagaimana momennya? Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.

Pengalaman Prajurit TNI 8 Tahun Tugas

brevet silver
brevet silver AL VIGEST

Prajurit yang dimaksud di dalam video tersebut merupakan putra asli Papua yang kerap disebut dengan nama kepala suku. Ia adalah Praka Matheis yang telah mengabdi sebagai abdi negara selama 8 tahun.

Di dalam video tersebut, Matheis memperlihatkan satu persatu brevet yang ada di seragamnya kepada sang senior. Mulai dari brevet saat pendidikan pertama hingga yang paling mentereng di kelas internasional.

“Yang pertama dapat dari pendidikan pertama infanteri. Kedua mobud raiders, yang ketiga para dasar, yang keempat, para riders, yang kelima cakra. Yang keenam malindo, Malaysia Indonesia,” ucap Matheis.

Senior menjelaskan jika Mathes atau kepala suku adalah seorang yang awalnya ditugaskan di Cilodong. Namun, sejak tahun 2019, ia dipindahkan ke Papua sampai sekarang.

“Jadi rekan-rekan kepala suku ini sebenarnya satuannya itu bukan di Papua. Dia dulu dinas di Divisi 1 Cilodong. Bapak ini mantan anak-anak Cilodong, jadi kalau mau bahasa Jawa itu air-air.

Brevet Berubah jadi Silver

brevet silver
brevet silver AL VIGEST

Seragam Matheis menjawab semua pertanyaan tentang waktu berapa lama prajurit tersebut mengabdi. Brevet yang ia kenakan di seragamnya kini sudah berubah warna menjadi silver karena pudar.

“Kira-kira baju ini berapa tahun kok brevet berubah jadi silver,” tanya senior.“Dari Prada ini 8 tahun lebih,” jawab Matheis.

Sang senior mengatakan jika brevet tersebut sangatlah penting dan mempunyai nilai tersendiri. Sehingga, kalau Matheis memilih ganti seragam, maka brevet yang ada di seragam lamanya tidak perlu diganti baru.

“Kayaknya dapat baju baru tidak usah pesan di tukang jahit, kayak saya ini dapat baju baru tidak usah bikin bordir baru lagi. Lepas, pindah di baju baru,” ucap senior saat mendengar jawaban Matheis.

Pengalaman Matheis menjadi seorang prajurit TNI membuatnya telah mencoba berbagai tempat tugas, dari Jawa sampai Papua. Meski begitu, pria asal Papua itu mengatakan jika nyaman jika ditempatkan di mana saja.

Rekomendasi