Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) membagikan momen kunjungan ke rumah dosen pembimbing akademiknya saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), di tengah kisruh isu dugaan ijazah palsu.
Momen tersebut diabadikan dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadi Jokowi. Diketahui, sosok dosen pembimbing akademik di Fakultas Kehutanan UGM itu bernama Kasmudjo.
"Hari ini, saya berkunjung untuk bersilaturahmi dengan Dosen Pembimbing Akademik saat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Bapak Ir. Kasmudjo. Di usia 75 tahun, beliau masih sehat dan penuh semangat," tulisnya melalui akun @jokowi.
Setelah dibagikan, sosok dosen pembimbing bernama Kasmudjo itupun langsung ramai menjadi sorotan. Siapakah dia? Simak ulasan selengkapnya:
Advertisement
Nama Kasmudjo sendiri memang pernah disebut Jokowi sebagai dosen pembimbing skripsinya pada beberapa tahun silam. Saat itu, Jokowi mengungkap Kasmudjo sebagai sosok yang galak dan juga tegas. Hanya saja, informasi mengenai sosok dosen pembimbing mantan Presiden RI itu cukup terbatas.
Namun, mengutip dari laman Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), kasmudjo diketahui pernah mengajar di program pendidikan D3 Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM.
Pria berusia 75 tahun itu, kini diketahui telah resmi pensiun sebagai dosen di Departemen Teknologi Hasil Hutan (THH) UGM pada 2014. Dalam video kunjungan Jokowi, Kasmudjo terlihat sangat bahagia didatangi mantan mahasiswanya.
Dari video yang unggah di Instagramnya, Jokowi tampak ditemani sejumlah Paspampres saat menemui Kasmudjo. Jokowi tampak sangat hormat dengan pria yang sudah sepuh tersebut.
Advertisement
Pertemuan tersebut kemudian ramai disorot karena dilakukan di tengah isu pelaporan Jokowi kepada sejumlah pihak yang menuduh dirinya memiliki ijazah palsu di UGM.
Persoalan ijazah Jokowi belakangan kembali mencuat dan menambah deretan panjang polemik serupa yang telah berulang kali muncul sejak tahun 2019.
Sejumlah pengacara yang tergabung dalam kelompok Tolak Ijazah Palsu Usaha Gakpunya Malu (TIPU UGM) mendaftarkan gugatan dugaan ijazah palsu Jokowi ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt, Senin (14/4/2025).
Tak cukup sampai di situ, massa Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang dipimpin oleh Amien Rais mendatangi Fakultas Kehutanan UGM, sehari kemudian yakni pada Selasa (15/4/2025) untuk menanyakan keaslian ijazah Jokowi.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi pun disebut akan mengambil langkah hukum dengan tegas. Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, ada empat orang yang akan dilaporkan kliennya ke pihak kepolisian terkait tudingan ijazah palsu lulusan UGM.
Advertisement
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Wening Udasmoro mengatakan, pihaknya siap membuka seluruh dokumen akademik milik Jokowi selama menempuh pendidikan di kampus itu jika diminta dalam proses hukum di pengadilan.
Dalam konferensi persnya, Wening mengaku jika UGM memiliki seluruh dokumen pendukung yang menunjukkan Jokowi merupakan mahasiswa sah di kampus tersebut serta telah lulus secara resmi.
"Joko Widodo itu tercatat dari awal sampai akhir melakukan tridarma perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada, dan kami memiliki bukti-bukti, surat-surat, dokumen-dokumen yang ada di Fakultas Kehutanan," ujar Wening dikutip dari antaranews (17/4).
Hal itu sempat disampaikan Wening menyusul kedatangan puluhan orang yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) ke Fakultas Kehutanan UGM untuk meminta klarifikasi soal dugaan ijazah palsu Jokowi.