Intip Peternakan dan Perkebunan Milik Perwira TNI AU di Medan

Selain itu, di dekat peternakan terdapat pula perkebunan buah yang cukup lebat.

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Intip Peternakan dan Perkebunan Milik Perwira TNI AU di Medan
Peternakan dan Perkebunan Milik Perwira TNI AU. Kanal YouTube Taman Agrowisata Peternakan Mas Dewo ©2021 Merdeka.com

Memiliki perkebunan dan peternakan menjadi pilihan pekerjaan sampingan bagi sebagian orang. Seperti yang dilakukan oleh perwira TNI Angkatan Udara satu ini.

Ia membersamai Taman Agrowisata yang berada di sekitar Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Soewondo, Kota Medan, Sumatera Utara. Selain itu, di dekat peternakan terdapat pula perkebunan buah cukup lebat.

Penasaran? Berikut ulasannya.

Desain Kandang Beda dari yang Lain

Tri Sudibyo merupakan salah seorang perwira TNI AU yang bertugas sebagai Satpom Lanud Soewondo Medan. Patut diketahui, ia termasuk petugas di tahun 2015 yang terlibat dalam evakuasi jatuhnya pesawat Hercules.

Satpom merupakan pelaksana operasional Danlanud, yang menjalankan fungsi kepolisian militer.

Selain berkecimpung di dunia militer, Tri Sudibyo juga menyibukkan diri dengan beternak kambing. Kandang kambingnya memiliki desain yang cukup unik. Kandang kayu yang luas dengan mengumpulkan sejumlah kambing dalam satu ruangan.

"Sengaja kandang kambing saya desain seperti ini agar kambing maupun domba hidup bebas berkembang seperti di alamnya," tulis Tri dalam keterangan.

Bagikan Tips Jitu

Dilansir melalui kanal YouTube Taman Agrowisata Peternakan Mas Dewo, Tri kerap membagikan tips jitu dalam beternak. Termasuk tutorial dalam memerah susu kambing yang baik dan benar. Sehingga kambing tidak kesakitan.

"Langkah pertama, kita tuangkan antiseptik ini. Takarannya air satu gayung dengan sedikit (1/4) tutup botol. Untuk mencegah luka pada punting yang akan kita perah," kata Tri.

Membuat Pupuk Kompos Sendiri

Peternakan tersebut juga berada di sekitar Lanud TNI AU Soewondo. Hasil ternaknya pun termasuk dengan membuat pupuk kompos sendiri. Yang kemudian disimpan tak jauh dari kandang.

"Ini pupuk kompos yang sudah difermentasi selama empat sampai enam bulan. Kotoran dimasukkan dalam karung. Terus ditutup. Kita ikat, supaya bisa terfermentasi. Jadi zat-zatnyaterurai dan menjadi pupuk kompos yang sangat bagus untuk tanaman," ujarnya.

Peternakan Luas

Taman agrowisata yang diurus oleh Tri, terbilang cukup luas. Terlihat dari sejumlah video yang diunggahnya. Tampak masih ada beberapa titik lahan kosong untuk para kambing bermain.

"Jarak dengan kandang sekitar 10 sampai 12 meter. Jarak dengan pemukiman orang sekitar 30 meter, tujuannya apa. Supaya gasnya tidak mengganggu kesehatan hewan juga kesehatan manusia," paparnya.

Miliki Perkebunan Buah

Selain peternakan, Tri juga fokus pada perkebunan buahnya yang subur. Tampak jajaran pohon lemon yang lebat dan selalu panen tanpa musiman. Hal itu karena selalu dirawat dengan pupuk kompos hasil buatannya.

"Ini kebun lemon kita. Saat ini sudah usia 8 bulan, sudah berbuah lebat. Buahnya terus, tidak mengenal musim. Ada bunga dah buah terus sepanjang masa. Selama perawatan dan kesediaan air yang bagus," terangnya.

Rekomendasi