Ini Tempat Nabi Yunus Dikeluarkan dari Perut Paus, Dulunya Daerah Gersang & Tandus
Merdeka.com - Sebuah video memperlihatkan tempat dikeluarkannya Nabi Yunus ketika ditelan oleh ikan paus. Tempat itu disebut sebagai makam Nabi Dzunnun atau Nabi Yunus.
Makam tersebut diketahui terletak di Distrik Eil, Turki. Dahulu merupakan daerah yang sangat gersang dan tandus.
Seperti apa tempatnya? Simak ulasannya sebagai berikut.
Dikeluarkannya Nabi Yunus dari Ikan Paus

©2023 Merdeka.com/tiktok.com/thaha.yasin
Sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @thaha.yasin memperlihatkan sebuah makam yang diyakini sebagai makam Nabi Dzunnun, atau nama lain dari Nabi Yunus.
Disebut makam karena di tempat itu Nabi Yunus dimuntahkan dari perut ikan paus yang telah menyelamatkannya ketika dia dibuang dari kapal.
“Nah ini adalah makamnya nabi Dzannun, tempat di mana nabi Dzannun dimuntahkan dari perut ikan paus,” terang seorang perempuan di dalam video tersebut.
Tempat yang Sangat Gersang dan Tandus

©2023 Merdeka.com/tiktok.com/thaha.yasin
Dahulu, wilayah tersebut merupakan tempat yang sangat tandus dan gersang. Tidak ada satu pohon dan bangunan pun yang berdiri di sana, sehingga tidak ada buah yang bisa dimakan sama sekali.
Nabi Yunus yang baru saja ditelan ikan paus keluar di sana dalam keadaan sakit. Karena gersang dan tandusnya tempat itu, membuat Nabi Yunus tidak bisa meminta tolong ke siapapun.
“Tanah tandus, nggak ada bangunan sama sekali, nggak ada pohon sama sekali, nggak ada tumbuhan sama sekali, dan Yunus dalam keadaan lemah atau sakit. Jadi mau minta tolong ke siapa, orang nggak ada,” lanjutnya.
Nabi Yunus Kembali ke Ninawa

©2023 Merdeka.com/tiktok.com/thaha.yasin
Ketika berada di tempat tersebut, Nabi Yunus diberi pertolongan oleh Allah dengan ditumbuhkan buah labu untuk dimakan.
Menurut kisah, Nabi Yunus sempat tinggal di daerah tersebut selama 7 tahun. Setelah itu dia kemudian kembali diutus ke Ninawa. Tempat di mana dia harus berdakwah kepada kaumnya.
“Karena tempat diutusnya itu kan di Ninawa, tapi karena beliau itu ‘ngambek’ terus minggat. Tapi sebelum kembali ke Ninawa beliau sempat tinggal di Dyarbakr ini, selama tujuh tahun,” lanjutnya.
(mdk/mff)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya