Ini Bahaya Kekurangan Kalsium, Perhatikan juga Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Bahaya kekurangan kalsium bisa terjadi dalam waktu jangka panjang. Sebagian orang terkadang tidak memperhatikan asupan kalsium di dalam tubuhnya. Padahal, bahaya kekurangan kalsium akan kian meningkat seiring berjalannya usia.
Jika tubuh sudah kekurangan salah satu mineral penting ini, bisa saja timbul gangguan kesehatan yang lebih serius. Tidak heran, setiap orang diharuskan memenuhi kebutuhan kalsium harian.
Agar tidak menyepelekan lagi, berikut bahaya kekurangan kalsium yang dilansir dari Alodokter, Senin (20/4/2020).
Kebutuhan Kalsium Harian
Setiap orang dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan asupan kalsium harian. Hal ini berguna untuk membangun kekuatan gigi serta tulang. Selain itu, kalsium juga mampu membantu menjaga kinerja otot, jantung serta saraf agar tetap sehat.
Melansir dari Alodokter, dibutuhkan sekitar 1000 mg kalsium setiap harinya bagi orang dewasa. Sementara, bagi lansia berusia 50 tahun ke atas membutuhkan sekitar 1200 mg kalsium tiap hari.
Pada anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 700 mg per harinya. Untuk usia 4-8 tahun, kebutuhan kalsium meningkat menjadi 1000 mg per hari. Dan, anak di usia 9-18 tahun, kebutuhan kalsium harian meningkat menjadi 1300 mg per hari.
Bahaya Kekurangan Kalsium
Perlu untuk diketahui, di beberapa kasus tidak menunjukkan bahaya kekurangan kalsium pada kesehatannya. Terlebih jika hal tersebut baru berlangsung dalam waktu singkat. Berbeda bila penderita telah kekurangan kalsium dalam kurun waktu panjang. 
2020 Merdeka.com
Berikut bahaya kekurangan kalsium yang dapat dilihat dari beberapa gejala, seperti:
Bahaya Kekurangan Kalsium dalam Jangka Panjang
Apabila sudah mengalami beberapa gejala sebelumnya, sebaiknya segera penuhi asupan kalsium harian. Jangan pernah untuk menyepelekan. Bahaya kekurangan kalsium dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko munculnya sejumlah penyakit yang lebih serius, seperti:
Pertumbuhan Tidak Maksimal pada Anak
Tak hanya orang dewasa, bahaya kekurangan kalsium juga bisa dirasakan oleh anak-anak. Tidak terpenuhinya kebutuhan kalsium pada anak-anak, bisa menyebabkan pertumbuhan yang tidak maksimal.
Shutterstock.com
Pada umumnya, bahaya kekurangan kalsium pada anak-anak bisa dilihat dari tinggi badannya. Itu berarti, anak-anak yang kekurangan kalsium biasanya akan terlihat lebih pendek dibanding dengan lainnya.
Menderita Kelainan Tulang
Bahaya kekurangan kalsium pada anak berikutnya yakni akan menderita kelainan tulang. Seperti orang dewasa, anak-anak juga bisa menderita penyakit rakitis jika kekurangan kalsium harian. Penyakit ini biasanya akan ditandai perubahan tekstur tulang. Para penderita nantinya akan memiliki tekstur tulang yang rapuh dan lunak. Selain itu, anak bisa mengalami nyeri atau kelemahan pada otot dan pertumbuhan akan turut terhambat.
Risiko Tinggi Terkena Osteoporosis
Tidak banyak yang tahu, bahaya kekurangan kalsium yang satu ini bisa menimpa anak-anak. Ya, kebutuhan kalsium harian yang tidak terpenuhi bisa membuat anak mudah mengalami patah tulang.
2020 Merdeka.com
Jika sudah terjadi, risiko osteoporosis di masa tua akan semakin besar. Tidak hanya itu, kekurangan kalsium juga bisa menimbulkan osteoporosis pada anak.
Penyebab Kekurangan Kalsium
Bahaya kekurangan kalsium tentu didasari oleh penyebabnya. Pada umumnya, kekurangan kalsium bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari kurangnya asupan, gangguan penyerapan hingga efek samping obat.Melansir dari Alodokter, penyebab kekurangan kalsium bisa dikarenakan kurangnya asupan vitamin D pada tubuh. Tidak hanya itu, pola makan vegetarian dan gangguan penyerapan nutrisi juga bisa menjadi penyebab seseorang kekurangan kalsium. Tidak banyak yang tahu, bahaya kekurangan kalsium juga bisa disebakan oleh efek samping obat-obatan.Penyakit medis tertentu juga mampu menjadi penyebabnya. Seperti misalnya gangguan hormon, kekurangan albumin serta gangguan pankreatitis bisa menjadi penyebab bahaya kekurangan kalsium pada seseorang.
Cara Mengatasi Kekurangan Kalsium
Setelah mengetahui bahaya kekurangan kalsium, ada baiknya mengenal pula cara mengatasinya. Tidak terlalu sulit, kalian hanya perlu memastikan makanan yang dikonsumsi mengandung kalsium. Berikut beberapa makanan yang menjadi sumber kalsium:
2020 Merdeka.com
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya