Gubernur Terpilih Jabar Imbau Sekolah Tidak Tahan Ijazah Siswa, Siap Terjunkan Tim untuk Tuntaskan Masalah Tunggakan

Dedi Mulyadi imbau sekolah tidak menahan ijazah siswa yang telah lulus.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Gubernur Terpilih Jabar Imbau Sekolah Tidak Tahan Ijazah Siswa, Siap Terjunkan Tim untuk Tuntaskan Masalah Tunggakan
Gubernur Terpilih Jabar Imbau Sekolah Tidak Tahan Ijazah Siswa, Siap Terjunkan Tim untuk Tuntaskan Masalah Tunggakan (Merdeka.com)

Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi imbau langsung kepada seluruh kepada sekolah di Provinsi Jawa Barat agar tidak menahan ijazah atau sertifikat siswa yang telah lulus dari sekolah tersebut.

Biasanya, tindakan menahan ijazah itu dilakukan karena seorang siswa mengalami masalah pembiayaan keuangan. Sehingga, ijazah baru bisa diberikan ketika siswa telah melunasi tunggakannya.

Dedi meminta kepada semua pihak agar dapat menyelesaikan masalah tunggakan sesegera mungkin. Ia juga akan menerjunkan sebuah tim khusus. Simak ulasannya sebagai berikut.

Dedi Mulyadi Minta Sekolah Tidak Menahan Ijazah Siswa

Pernyataan itu diunggah dalam video di akun Instagram @dedimulyadi71. Dalam video tersebut, Dedi mengawali dengan imbauan kepada seluruh sekolah di Provinsi Jawa Barat agar tidak menahan ijazah kepada siswa yang sudah lulus.

“Kepada para kepala sekolah, SD, SMP, SMA, di seluruh Provinsi Jawa Barat, apabila sampai saat ini ada siswa yang sudah lulusekolah tetapi ijazahnya atau surat tanda tamat belajarnya belum diberikan, mohon untuk segera diserahkan kepada para siswa. Karena ijazah itu sangat diperlukan untuk perjalanan kehidupan dan karier mereka,” ucap Dedi.

Jika seorang siswa mengalami masalah dalam pembayaran saat mengikuti pendidikan di sekolah, maka Dedi meminta semua sekolah agar menyusun tunggakannya dan ia akan menerjunkan tim khusus untuk mengatasi hal tersebut.

“Selanjutnya apabila ada tunggakan yang ditimbulkan karena dia mengikuti pendidikan di sekolah yang bapak ibu pimpin, silakan segera disusun tunggakannya dan nanti ada tim yang akan berkoordinasi dengan bapak ibu semua mengenai kewajiban siswa tersebut,” jelas Dedi.

Hormati Dunia Pendidikan

dedi
dedi @dedimulyadi71

Langkah yang dilakukan oleh Dedi untuk meminta sekolah tidak menahan ijazah siswa adalah dalam rangka untuk menghormati dunia pendidikan. Ia juga menyampaikan hormat kepada orang-orang yang telah menjalankan pendidikan dengan baik.

“Semoga langkah ini menjadi langkah yang cerah bagi kita, untuk menghormati dunia pendidikan dan menghormati orang-orang yang telah menjalankan pendidikan dengan baik, akan tetapi karena ada problem keuangan pada akhirnya mereka tidak bisa mendapatkan ijazah atau sertifikat,” ucap Dedi.

Di akhir kalimatnya, Dedi menegaskan kepada seluruh pejabat yang terkait agar segera berkoordinasi. Setelah dilantik, Dedi akan langsung menerapkan kebijakan tersebut kepada seluruh sekolah di Provinsi Jabar.

“Segera setelah saya dilantik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, para kepala UPTD-ya dan akan berkoordinasi dengan seluruh sekolah di Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.

Rekomendasi