Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gali Kuburan, Warga Temukan Peninggalan Majapahit & China di Bawah Pemakaman Umum

Gali Kuburan, Warga Temukan Peninggalan Majapahit & China di Bawah Pemakaman Umum Peninggalan Majapahit & China di Bawah Pemakaman Umum. Youtube JOIN Media ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah komplek pemakaman di Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menyimpan sebuah misteri pasca ditemukannya beberapa pecahan tembikar dan senjata tajam kuno.

Proses ekskavasi yang dilakukan oleh petugas bermula dari laporan masyarakat akan adanya temuan batu bata merah saat menggali areal kuburan.

Selain itu, banyak pula benda kuno yang ditemukan setelah proses penggalian lebih lanjut. Menurut informasi, benda tersebut merupakan peninggalan Majapahit dan China.

Bagaimana rupa temuan benda kuno di areal pemakaman tersebut? Simak informasi berikut ini.

Penemuan Struktur Bangunan dan Peninggalan Kuno di Kuburan

peninggalan majapahit amp china di bawah pemakaman umum

Youtube JOIN Media ©2023 Merdeka.com

Melansir dari kanal Youtube JOIN Media, Rabu (15/2) warga di Desa Miagan melaporkan temuan beberapa pecahan batu bata merah dan gerabah kuno saat menggali tanah di areal pemakaman.

Badan Pelestarian dan Kebudayaan (BPK) Jawa Timur beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menindaklanjuti laporan tersebut.

Pada proses penggalian, warga dan petugas berhasil menemukan struktur batu merah padat. Bahkan pecahan tersebut dapat ditemukan hanya beberapa sentimeter setelah digali.

Pecahan Tembikar dan Senjata Peninggalan Majapahit & China

peninggalan majapahit amp china di bawah pemakaman umum

Youtube JOIN Media ©2023 Merdeka.com

Petugas dan warga juga berhasil menemukan pecahan gerabah dan kermaik China. Benda tersebut ditaksir sudah ada sejak era Dinasti Yuan.

Temuan lain yaitu sebuah benda logam yang diduga sebuah senjata tajam yang telah berkarat dan hancur. Namun senjata tersebut diperkirakan dibuat di era modern.

peninggalan majapahit amp china di bawah pemakaman umum

Youtube JOIN Media ©2023 Merdeka.com

Penemuan gerabah, keramik dan struktur batu bata merah kuno membuat petugas dan warga memperkirakan lokasi tersebut merupakan permukiman pada era Majapahit.

Dugaan tersebut menguat lantaran lokasi tersebut memang berada di kawasan Cagar Budaya Trowulan. Bahkan, lokasi tersebut hanya berjarak 2-3 kilometer dari pusat Trowulan.

Pendampingan Ekskavasi Pemerintah dan Warga

Proses ekskavasi tersebut pada akhirnya dihentikan sementara karena banyaknya temuan struktur bangunan dalam kondisi hancur. Namun bukan tak mungkin akan segera dilanjutkan jika ada temuan petunjuk suatu hari nanti.

Namun, pemerintah melalui dinas terkait berupaya untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat mengingat proses ekskavasi menggunakan metode yang tidak sembarangan.

Arkeolog BPK Jawa Timur , Albertus Agung Vidi Susanto menjelaskan dalam video JOIN Media bahwa cukup banyak temuan fragmentaris wadah tembikar yang berasal dari Dinasti Yuan.

"Di situ kita juga sempat menemukan cukup banyak fragmentaris wadah tembikar, ada beberapa keramik hijau seladon, lalu kita juga temukan sejenis senjata. Namun indikasi kami, dugaanya adalah dari zaman yang lebih baru lagi seperti pisau," tutur Albertus.

Temuan kunci yang bisa menjadi acuan adalah adanya kendi susu yang identik dengan zaman Majapahit. Terlebih lokasi tersebut memang sangat padat dengan temuan dari era Majapahit.

"Kalau keramik dari Yuan, kalo di Jawa ya sudah abad 12-13an. Yang lebih signifikan itu sebenarnya pecahan kendi susu. Meskipun kecil fragmennya, itu mendukung interpretasi bahwa di mana temuan kendi susu itu identik dengan masa Majapahit. Tapi ini kan sifatnya dugaan awal," tambahnya.

(mdk/thw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP