Erick Thohir WA Hotman Paris, Minta Nama Pramugari Garuda yang Dizalimi Atasan

Senin, 23 Desember 2019 08:27 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Erick Thohir WA Hotman Paris, Minta Nama Pramugari Garuda yang Dizalimi Atasan Hotman Paris. Instagram @hotmanparisofficial ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh Eks Dirut Garuda Ari Askhara tampaknya berbuntut panjang. Tak hanya itu, polemik intrik di dalam awak kabin pesawat juga mencuat di permukaan.

Mengetahui adanya skandal di dalam awak kabin Garuda, Erick Thohir sempat mengirim pesan ke Hotman Paris. Dia meminta info soal pramugari Garuda.

Lantas bagaimana isi pesan Erick Thohir pada Hotman Paris? Simak informasi yang dihimpun dari beberapa sumber berikut ini.

1 dari 9 halaman

Video Hotman Paris untuk Menteri BUMN

Permasalahan kasus penyelundupan yang dilakukan oleh Eks Dirut Garuda kini telah merembet ke mana-mana. Yang terbaru yaitu skandal yang terjadi di dalam awak kabin pesawat di mana ada tindak diskriminasi ataupun pelecehan di dalamnya. Selain itu, kebijakan-kebijakan aneh juga muncul di dalam sistem awak kabin pesawat.

Terbaru, beberapa pramugari terpaksa harus kena grounded (dilarang terbang), hanya karena membagikan foto-foto yang kini sedang viral. Mengetahui hal tersebut, Hotman Paris langsung bertindak dengan membuat video yang diperuntukan untuk Erick Thohir, Menteri BUMN.

hotman paris

Instagram @hotmanparisofficial 2019 Merdeka.com

"Halo berita terbaru di bulan Desember, seorang pramugari baru-baru ini di-grounded oleh salah seorang oknum pimpinan Garuda," ungkapnya dalam video di laman akun Instagramnya.

Yang tak habis pikir, alasan diberikan larangan izin terbang ini hanya karena mem 'forward' sebuah foto yang menunjukkan potret berbeda dari seorang pramugari.

"Hanya karena pramugari tersebut mem-forward foto-foto dari cewek pramugari yang katanya dekat dengan pimpinan Garuda yaitu foto-foto 'before and after' oplas (operasi plastik), ya hanya kerena itu," sambungnya menjelaskan.

2 dari 9 halaman

Ingin Erick Thohir Segera Menindaklanjuti

Kasus itu dinilai tidak etis sebab kebaikan yang ingin diutarakan justru berakhir dengan kebijakan yang menghukumnya. Maka dari itu, Hotman Paris ingin Erick Thohir selaku Menteri BUMN segera menindak lanjuti.

"Hallo sobat saya Menteri BUMN, Pak Erick, nih Hotman Paris nih cepat dong bertindak kasihan tuh pramugari di grounded satu bulan hanya gara-gara forward foto. Oke, salam Kopi Joni lagi di Garuda." jelas Hotman Paris dalam video tersebut.

3 dari 9 halaman

Balasan Erick Thohir pada Kasus Itu

hotman paris

Instagram @hotmanparisofficial 2019 Merdeka.com

Tidak menunggu lama, Erick Thohir segera merespon keinginan Hotman Paris yang memang bertujuan untuk kebaikan bersama. Dikutip dari Instagramnya, Menteri BUMN, Erick Thohir mengirimkan pesan untuk Hotman Paris melalui aplikasi WhatsApp.

"Tadi malam, menteri BUMN sahabat gue, Erick Thohir, WA gua, minta nama pramugari Garuda yang di grounded satu bulan, hanya gara-gara men-share foto cewek yang katanya dekat sama oknum pimpinan Garuda." papar Hotman Paris di video yang berbeda.

4 dari 9 halaman

Segera Kirimkan Nama Pramugari yang Bersangkutan

Mengetahui jika Erick Thohir hendak menindak lanjuti kasus itu, Hotman Paris ingin para pramugari segera mengirimkan nama-nama yang terseret (di grounded) kepada bapak menteri.

"Hei teman-teman pramugari Garuda, kalau memang anda solider sama teman, kirim nama pramugari itu kepada Pak Erick Thohir, Menteri BUMN, agar ditindak lanjuti," jelas Hotman Paris.

5 dari 9 halaman

Oknum Itu Masih Menjabat

xpander di pesawat garuda indonesia

2019 Merdeka.com

Mengejutkan, menurut Hotman Paris, oknum pelaku yang meng-grounded pramugari tersebut masih menjabat. Jika ini sebuah fakta yang tersembunyi, maka oknum tersebut harus diberikan segera ditindak lanjuti.

"Katanya oknum pimpinan Garuda yang meng-grounded pramugari itu masih menjabat. Masih menjabat jadi salah satu senior di Garuda," terangnya

6 dari 9 halaman

Derita Awak Kabin Pesawat

Setelah terkuaknya sisi lain dari Eks Dirut Garuda, Ari Askhara, Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) lantas mulai membeberkan sikap sang mantan atasan ke publik. Mereka membeberkan perilaku semena-mena yang dilakukan oleh Ari Askhara pada awak kabin pesawat.

"Penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan dari AA (Ari Askhara) selama ini dari 2018-2019," kata Zaenal, usai bertemu dengan Menteri BUMN Erik Thohir, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).

Salah satunya yaitu Ari Askhara memberlakukan jam kerja yang melebihi batas. Hal ini diterapkan pada penerbangan Jakarta - Sidney yang dipaksa harus pulang pergi dalam satu hari. Padahal, harusnya ada rentang waktu 3 sampai 4 hari. Selain itu, juga menerapkan diskriminasi ke awak kabin.

"Itu ada soal fatique risk management system kalau penerbangan terlalu panjang, itu sudah kami berikan kritik kepada perusahaan dan pemerintah bahwa ada diskriminasi. Penerbang itu menginap di suatu tempat, kami tidak, kami kerja di ruangan yang sama, harus perhatikan pintu dan cockpit," paparnya.

7 dari 9 halaman

Sanksi yang Tidak Jelas

pramugari garuda indonesia

Instagram @garuda.indonesia 2019 Merdeka.com

Menurut Zaenal, dirinya pun terkena sanksi dibebas tugaskan sebagai awak kabin selama empat bulan dengan alasan mengganggu kinerja Ari Akhsara. Selama ini tidak ada yang berani melawan kebijakan otoriter Ari Askhara sebab akan dikenakan sanksi seperti dirinya atau dijatuhkan Surat Peringatan.

"Prosedur seharusnya terbuka dan transparan, ada di PKS, ada perjanjian khusus, kalau tidak ada berarti aturan sepihak yang dibuat oleh mereka. Selama ini secara internal dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, itu dipindahkan tidak ada dasar yang kuat, sehingga tidak berani melawan," jelasnya.

8 dari 9 halaman

Memberikan Mutasi Tanpa Penjelasan

Seorang pramugari Garuda Indonesia, Putri Adelia Pamela menginginkan adanya bersih-bersih terhadap 'kroni' Ari Askhara di tubuh Garuda Indonesia. Dia mewakili para awak kabin meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghapus orang-orang yang memiliki ide dan strategi yang sama dengan Ari Askhara.

Selain itu, Ari diceritakan kerap mengeluarkan kebijakan yang merugikan pegawai dan awak kabin, salah satunya mutasi tanpa menjalani prosedur. Hal ini yang dialami banyak para awak kabin termasuk Adelia.

Dia mengaku, bekerja sebagai pramugari sejak tahun 2011. Dalam surat tugasnya dia ditempatkan di Jakarta. Namun sejak bulan Oktober lalu, dia dimutasi ke Ujung Pandang, Makassar tanpa aturan yang jelas.

"Saat ini Saya dimutasi ke Makassar tanpa menjalani prosedur atau aturan yang jelas kepada saya," ungkap Adel.

9 dari 9 halaman

Larangan Izin Terbang (Grounded)

Delapan tahun bekerja sebagai pramugari, Putri Adelia Pamela menilai sosok Ari Askhara secara pribadi cukup baik. Namun dalam aspek tertentu Ari tidak sebaik perkiraannya. Misalnya, Ari kerap membuat kebijakan sepihak yang dapat merugikan sebagian karyawan. Ari membuat kebijakan secara prosedur tidak jelas.

Contoh kebijakan tidak sesuai prosedur tentang pelarangan awak kabin untuk terbang (grounded) dan mutasi karyawan. Namun kebijakan itu tidak diperjelas tentang waktu pemindahan dan lama waktu grounded.

konpers serikat pekerja garuda indonesia

2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

"Prosedur secara detail tidak diberikan yang akhirnya memberikan rasa ketidakpuasan sebagai karyawan karena tidak ada kepastian," katanya.

Untuk itu dia menginginkan pengganti direksi bermasalah dibersihkan, sehingga kegagalan direksi sebelumnya tidak terulang lagi. "Siapa pun calonnya, kami akan selalu mendukung dan selama segala yang dilakukan untuk kebaikan Garuda Indonesia," tutup Adel. [tan]

Baca juga:
Penyelundupan Garuda Indonesia Sampai Kasus Jiwasraya Bikin Heboh Sepanjang 2019
Kasus-Kasus Kehilangan Barang Mewah di Bagasi Pesawat, Nilainya Hingga Ratusan Juta
AS Dakwa Mantan Dirut Garuda Atas Dugaan Ekspor Ilegal Suku Cadang Pesawat ke Iran
Sebut Suami Pilot Bukan Sopir Ojol, Iis Dahlia Jadi Pembicaraan di 'Gojek24jam'
Ongkos Fantastis Penyelundupan Benih Lobster dan Harga Sepeda Brompton
Eks Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo Kembali Diperiksa KPK

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini