Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Eks Panglima Andika Kagum Dengar Cerita Bapak Pencak Silat Dunia 'Dalam Banget Ya'

Eks Panglima Andika Kagum Dengar Cerita Bapak Pencak Silat Dunia 'Dalam Banget Ya' Andika Perkasa dan Bapak Pencak Silat Indonesia. Youtube/Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa blak-blakan mengungkapkan kekagumannya pada tokoh yang dijuluki sebagai Bapak Pencak Silat Dunia. Ia adalah Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya.

Hal tersebut disampaikan oleh Andika secara langsung ketika menyambangi kediaman Eddie Marzuki beberapa waktu lalu. Simak momen pertemuan Andika dan Eddie dilansir dalam video yang dibagikan oleh akun Youtube Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa. Simak ulasannya:

Eks Panglima Kunjungi Kediaman Bapak Pencak Silat

Melalui unggahan di kanal Youtube pribadinya, Andika Perkasa membagikan video merekam momen ketika ia datang mengunjungi seniornya, Eddie Marzuki.

Eddie sendiri dikenal sebagai salah satu legenda pencak silat Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Andika pun bertanya-tanya soal awal mula Eddie bisa menekuni olahraga beladiri asli Tanah Air itu.

andika perkasa dan bapak pencak silat indonesia

Youtube/Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa ©2023 Merdeka.com

"Silat udah berapa lama?," tanya Andika.

"Dari SD kakek saya yang ngajaril tapi bukan silat namanya main pukulan kalo di Betawi. Pelajaran yang saya dapat dari kakek itu satu (katanya) bukan hanya kamu belajar untuk berkelahi..ilmu itu jangan dipakai untuk berkelahi tapi untuk kehidupan," jawab Eddie.

Eddie Cerita Soal Makna Belajar Pencak Silat

Dalam video tersebut, Eddie mengungkap jika kakeknya ialah orang yang sangat berperan mengenalkan pencak silat kepada dirinya. Menurutnya, silat yang ia pelajari memiliki tahapan tersendiri. Mulanya, Eddie mengaku diminta untuk rajin mengaji terlebih dulu sebelum memulai latihan fisik bersama sang kakek. Dengan mengaji, diharapkan bisa mengasah kemampuan otak terlebih dulu. "Jadi pertama sebelum belajar silat kita disuruh ngaji kan dari maghrib itu ngaji. Itu mengasah otak kita how to become a noble man itu harapannya. Baru main pukulan diajarin fisiknya," kata Eddie.

andika perkasa dan bapak pencak silat indonesia

Youtube/Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa ©2023 Merdeka.com

Andika Kagum dengan Filosofi Dalam Eddie soal Pencak Silat

Bukan beladiri biasa, Eddie mengaku jika ilmu pencak silat yang ia pelajari memiliki manfaat untuk mengembangkan akhlak dan fisiknya. Ilmu pencak silat yang ia pelajari itu kemudian disebut Eddie ada kaitanya dengan ketahanan nasional. "Di situ diharapkan ditata akhlak dan fisik. Itu adalah pertahanan security aspect. Terus kalau main pukulan (orang nonton) kan tepuk tangan. Yang tepuk tangan senang yang ditepokin senang jadi silat ada security & prosperity. Itu mendukung ketahanan nasional kita kan," kata Eddie.

andika perkasa dan bapak pencak silat indonesia

Youtube/Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa ©2023 Merdeka.com

Mendengar penjelasan Eddie, Andika pun tanpa ragu langsung mengungkapkan kekagumannya kepada sosok seniornya di militer tersebut. "Bapak sampai dalam banget gitu yaa pemahamannya. Saya tuh kagum sama senior-senior yang jalannya sulit enggak gampang, gak linier tapi tetap saja sampai puncak. Kagum sekali pak," kata Andika.

Sosok Eddie Marzuki

Eddie Marzuki memiliki kontribusi cukup besar pada dunia pencak silat di Indonesia. Dia memulai karier militernya sejak muda ketika masih berusia 16 tahun dengan bergabung ke dalam Detasemen Garuda Putih saat Agresi Militer Belanda I.Ia pun terlibat dalam beberapa perjuangan melawan kolonialisme. Eddie merintis karir di Angkatan Bersenjata tanpa melalui Akademi Militer. Berkat ketekunannya, ia pun berhasil menjadi perwira tinggi.

andika perkasa dan bapak pencak silat indonesia

Youtube/Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa ©2023 Merdeka.com

Selama karier militernya, Eddie pernah menduduki sejumlah jabatan, seperti Ajudan Pangdam VI/Siliwangi (1961), Den Kawal Pribadi Presiden (1967) dan Waassop Kodam V/Jaya (1974).Ia juga memiliki peran penting dalam upaya membuat pencak silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.

Video

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP