Detik-Detik Gempa Cianjur Kagetkan Pemuda Sedang Mukbang, Langsung Lari Ketakutan
Merdeka.com - Indonesia berduka. Gempa bumi bermagnitudo 5,6 SR baru saja mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, senin lalu. Gempa tersebut pun menyebabkan sejumlah kerusakan yang cukup signifikan dan mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia serta mengalami luka-luka.
Sebuah video menunjukkan detik-detik terjadinya gempa sempat terekam kamera dan dibagikan di akun Tiktok @bututalvano. Pengunggah video yang awalnya tengah membuat video mukbang, mendadak dikejutkan dengan guncangan gempa cukup kencang selama kurang lebih 10 detik. Berikut potretnya:
Detik-Detik Gempa Cianjur

Tiktok/@bututalvano ©2022 Merdeka.com
Melansir dari unggahan di akun Tiktok @bututalvano, membagikan video merekam detik-detik gempa Cianjur yang mengejutkan sejumlah pemuda saat sedang mukbang.
Dalam postingan tersebut, terlihat awalnya beberapa pemuda sedang merekam video mukbang di bawah sebuah pohon. Saat baru mulai makan selama beberapa detik, mereka tiba-tiba dikagetkan dengan guncangan gempa yang cukup kencang.
Otomatis, ke-empat pemuda itupun langsung lari ketakutan. Dalam video, juga terdengar seperti suara riuh reruntuhan bangunan dan teriakan orang-orang yang kaget dengan gempa tersebut.

Tiktok/@bututalvano ©2022 Merdeka.com
"Laaillallah..allahuakbar allahuakbar," ucap para pemuda.
Gempa Timbulkan Kerusakan dan Korban Jiwa
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 itu menimbulkan kerusakan signifikan karena berjenis tektonik kerak dangkal atau shallow crustal earthquake. Koordinat utama gempa berada di Tegallela, Warungkondang, Cianjur, diduga akibat pergerakan patahan tertua, sesar Cimandiri.Musibah tersebut menyebabkan banyak warga mengalami luka-luka hingga meninggal dunia. Dan ratusan rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.Setidaknya, sekitar 12 kecamatan terdampak gempa bumi yang membuat ribuan jiwa harus mengungsi. Hingga Rabu (23/11) pagi, tercatat 161 kali gempa susulan setelah gempa utama pada Senin (21/11) kemarin."Jumlah gempa susulan hingga 23 November 2022 pukul 07.00 WIB sebanyak 161 gempa susulan," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (23/11).
Korban Gempa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (22/11) sore, mencatat sebanyak 268 korban meninggal akibat gempa. Dari 268 korban tersebut, sudah teridentifikasi identitasnya sebanyak 122 jenazah.Kemudian BNPB juga mencatat, terdapat 151 korban hilang dan masih dalam pencarian. Untuk korban luka-luka sebanyak 1.083 orang dan jumlah pengungsi 58.362 orang. Sementara kerugian material rumah rusak berat sejumlah 6.570 unit, rumah rusak sedang sejumlah 2.071 unit, serta rumah rusak ringan 12.641 unit. Data itu masih berkembang seiring dengan terus dilaksanakannya pendataan.
Baca juga:
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya