Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengaku terkejut saat mengetahui banyak pejabat eselon di bawahnya yang sudah menyandang pangkat bintang tiga.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen Kemenimpas 2025 yang digelar pada Senin (4/8).
Dalam suasana santai namun serius, Agus menyampaikan keheranannya di hadapan Wakil Menteri dan Sekretaris Jenderal. Ia menyarankan agar peninjauan ulang terhadap struktur kepangkatan dilakukan untuk menjaga proporsionalitas.
"Banyak sekali bintang tiga di tempat kita. Ini Pak Wamen dan Pak Sekjen coba diatur supaya jangan terlalu banyak pesaingnya Pak Wamen," ujarnya disambut tawa peserta rapat.
"Coba dibicarakan, apakah perlu dikurangi pangkat atau bintangnya. Karena kalau dari segi tiga ke segi empat itu susah,” Menteri Agus disambut tawa, seperti dikutip dari kanal YouTube MerdekaDotCom.
Agus juga mengingatkan bahwa jabatan seharusnya tidak dinilai dari banyaknya bintang, tetapi dari fungsi dan tanggung jawab yang diemban.
"Jangan-jangan ada yang keberatan, padahal yang penting itu jabatannya, bukan bintangnya," ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya etika dan moral dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Ia meminta seluruh jajaran di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menjaga integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita harus mampu menunjukkan etika dan moral dalam pelaksanaan tugas, tidak hanya mengandalkan teknik pelayanan di lapangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Agus juga mengapresiasi upaya Kementerian Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, seperti pembangunan unit pelayanan teknis (UPT) dan kehadiran layanan di pusat-pusat perbelanjaan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).
"Terima kasih kepada teman-teman di Kementerian Imigrasi yang terus mendorong pelayanan cepat, murah, dan sederhana untuk masyarakat,” katanya.