Video seorang kakek tua jualan keliling dengan sepeda menjadi viral di media sosial. Kakek 88 tahun ini rela berjalan jauh dengan tertatih-tatih. Hal itu dilakukannya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama sang istri.
Tak hanya itu, kakek ini juga harus membayar uang kontrakan rumah yang ditinggali. Lantas bagaimana perjuangan hidup sang kakek?
Melansir dari akun TikTok silihasahsilihasih, Selasa (21/12), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Kakek ini rela berjualan keliling dengan tertatih-tatih. Hal itu dilakukannya demi bisa mencukupi kebutuhan hidup dirinya bersama sang istri. Selain itu, uang hasil jualan juga dikumpulkan untuk membayar sewa rumah.
"Demi bisa cukupin kebutuhan sehari-hari dan bayar kontrakan ðŸ˜," tulisnya di awal video.
"Abah masih memaksakan jualan walau jalannya pun sudah tertatih-tatih ðŸ˜," sambungnya.
Advertisement
Kakek itu rupanya berjualan jamu keliling. Diungkapkan, beliau berjualan berbagai macam jenis jamu. Mulai untuk pegal linu, rematik hingga penambah nafsu makan.
"jualan apa bah?," tanya pria ini."jualan jamu," kata Pak Narto."jamu apa?," tanyanya."Jamu pegal linu, kurang nafsu makan sama rematik," jelasnya.
Advertisement
Siapa sangka, Abah Narto ini sudah berusia senja. Dikatakan jika usia kakek ini sudah 88 tahun. Usia yang tidak muda untuknya berjualan keliling dengan sepeda.
"Sekarang usia sudah berapa Bah? Masih kuat," tanyanya."Sudah 88 tahun," jawabnya."Setiap hari jualan jamu bah?," tanyanya lagi."Enggak, senin selasa libur jualan lagi hari rabu sampai minggu," ungkapnya.
Advertisement
Dikatakan sebelumnya, Abah Narto mengumpulkan uang demi bisa membayar biaya sewa rumah. Ya, kakek ini beserta sang istri tinggal di sebuah kontrakan. Mereka mengaku tidak memiliki rumah tinggal sendiri.
"Abah ngontrak atau rumah sendiri?," tanyanya."Abah ngontrak enggak punya rumah 🥺," jawabnya."Di kontrakan sama siapa bah?," tanya pria ini."Sama istri saja berdua," kata Pak Narto.
Advertisement
Dampak pandemi Covid-19 ini memang sangat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat. Terutama di sektor perekonomian. Hal itu rupanya juga dirasakan oleh Abah Narto. Jamu yang dijualnya saat ini tengah sepi pembeli.
"Sehari suka dapat penghasilan berapa bah?," tanyanya."Sekarang jualan lagi sepi 🥺," jawabnya.
Advertisement
Sebuah video seorang kakek tua jualan keliling dengan sepeda menjadi viral di media sosial. Kakek berusia 88 tahun ini rela berjalan jauh dengan tertatih-tatih. Hal itu dilakukannya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama sang istri.