Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Plating Makanan yang Elegan Bak Sajian Restoran Bintang Lima, Bisa Ditiru

Cara Plating Makanan yang Elegan Bak Sajian Restoran Bintang Lima, Bisa Ditiru Ilustrasi restoran. ©Shutterstock/Denis Ponkratov

Merdeka.com - Cara plating makanan rupanya sangat penting dalam penyajian suatu masakan. Plating makanan juga menjadi salah satu kunci utama selain cita rasa untuk bisa menarik pelanggan untuk mencicipinya.

Bahkan tak jarang gara-gara plating makanan yang indah, mampu meningkatkan keinginan seseorang dalam menyantapnya.

Tak bisa dipungkiri, tampilan menarik menjadi daya tarik tersendiri pada makanan. Cara penyajian dan penataan makanan di atas piring dengan memperhatikan komposisi dan posisi makanan sangatlah penting khususnya bagi bisnis kuliner.

Saking pentingnya, cara plating makanan pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada trik-trik khusus yang perlu untuk diketahui sebelum melakukan plating makanan. Lantas bagaimana cara plating makanan yang elegan bak sajian restoran bintang lima?

Melansir dari berbagai sumber, Kamis (21/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Memilih Alat Penyajian

Cara plating makanan yang perlu diperhatikan adalah pemilihan alat penyajian. Alat penyajian seperti piring, mangkuk hingga wadah menjadi salah satu faktor penting dalam menyajikan makanan. Siapa sangka, alat penyajian mampu membantu membangkitkan selera makan. Meski penting, kalian harus bisa memilih tipe alat penyajian secara pintar agar konsumen dapat etteap fokus melihat makanan. Selain itu, kalian juga harus bisa menyesuaikan jenis dan bentuk piring dengan kebutuhan.

Memilih ukuran alat penyajian juga cukup penting. Hindari penggunaan alat penyajian yang terlalu kecil. Karena hal itu justru akan membuat tampilan makanan menjadi kurang fokus. Hindari pula pemilihan alat penyajian yang terlalu besar karena nantinya akan membuat porsi makanan terkesan menjadi terlalu sedikit.

2. Mengatur Posisi MakananCara plating makanan kedua yang perlu diperhatikan adalah mengatur letak dan porsi makanan yang akan disajikan. Kalian dapat mengatur letak makanan berdasarkan nutrisinya dengan komposisi ibarat jam. Misalnya sumber protein seperti daging dan ikan di antara jam 3 dan 9, karbohidrat seperti nasi atau kentang di antara jam 9 dan 12 hingga sayuran di antara jam 12 dan 3.

Kalian juga bisa menerapkan teknik rules of third, di mana mengatur titik fokus penataan makanan yang diletakkan di bagian agak tepian piring, bukan di tengah. Lauk atau bahan utama ditempatkan sedikit agak keluar dan saling merapat.

3. Gunakan Saus Sebagai Hiasan

Cara plating makanan ketiga yang perlu diperhatikan yaitu menggunakan saus sebagai hiasan. Menggunakan saus sebagai hiasan makanan dapat menambah keindahan tampilan makanan. Cara menggunakan saus sebagai hiasan pun ada berbagai macam. Kalian dapat menyebarkan saus tipis-tipis di sekitar makanan. Selain itu, juga bisa meletakkan makanan kering dan garing di atas saus yang cair. Kalian juga bisa memberikan tambahan bahan renyah yang menyeimbangkan tekstur nasi atau bubur yang lembut.Akan tetapi jika saus merupakan bagian tambahan dari bahan utama dan jumlahnya banyak, tempatkan di wadah terpisah.4. Perhatikan WarnaCara plating makanan ke empat yang perlu diperhatikan adalah memperhatikan warna dan kontras penampilan. Selain menentukan titik fokus pada bagian protein atau karbohidrat, kalian dapat menggunakan warna-warna cerah dan menarik untuk menambah keindahan pada tampilan makanan.Warna-warna tersebut bisa berasal dari saus, kacang-kacangan, sayur ataupun garnish yang sesuai. Kalian pun juga bisa menggunakan batang sereh, bahan gorengan atau sayuran untuk membuat makanan menjadi lebih menarik dan menggugah selera. Seperti tampilan pada penyajian steak.

5. Perhatikan Posisi Bahan Basah dan Kering

Cara plating makanan kelima adalah memperhatikan letak bahan makanan basah dan kering. Tentu saja hal ini berlaku apabila makanan yang disajikan bukanlah hidangan yang bercampur. Tahukah kalian terdapat aturan umum untuk posisi bahan basah dan kering ini. Di mana bahan basah diletakkan di dasar piring dan bahan padat disajikan di atasnya.Hal ini dikarenakan bahan basah sering kali bergerak-gerak atau mengalir saat diantarkan. Sehingga makanan padat diletakkan di atasnya yang bertujuan untuk menahan bahan basah tetap di tempat. Selain itu juga bertujuan agar tekstur makanan renyah yang diletakkan di atasnya tidak akan terganggu karena makanan basah.6. Hidangkan dalam Jumlah GanjilCara plating makanan selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah jumlah makanan yang akan dihidangkan. Apabila akan menyajikan makanan dalam bentuk agak kecil seperti udang atau kentang, kalian bisa menghidangkan dalam jumlah ganjil (tiga, lima dan seterusnya). Selain menarik, jumlah ganjil mampu membuat orang merasa mendapatkan lebih banyak.Bukan hanya itu, dalam plating makanan sebisa mungkin jangan terlalu sesak dalam menyusun dan mengatur makanan pada piring saji. Namun kalian harus menentukan titik fokus di piring, misalnya seperti bagian protein atau lauknya. Tonjolkan bagian yang menjadi titik fokus tersebut, kemudian bahan-bahan pelengkap lainnya tetap dibuat untuk menambah daya tarik makanan.

7. Tambahkan Garnish atau Hiasan yang Tepat

Cara plating makanan berikutnya adalah penambahan garnish atau hiasan. Garnish bukan hanya sebagai penghias makanan saja, tetapi juga bisa menjadi pelengkap rasa dan tekstur. Kalian dapat memilih garnish yang bisa dimakan. Misalnya seperti lada maupun bawang goreng. Sehingga nantinya garnish dapat melengkapi rasa makanan dan tidak terbuang cuma-cuma.Kalian dapat menata garnish dengan ditabur di bagian atas makanan utama dan tidak dipisah. Gunakan secukupnya, jangan terlalu banyak. Hindari penggunaan garnish yang berbau tajam dan rasanya tidak sesuai, karena hal tersebut dapat merusak selera makan.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP