Canggih, Otak Bocah Ini Pintar Juara I International Abacus World Competition
Merdeka.com - Indonesia menjadi ladang bagi anak-anak yang penuh dengan prestasi. Salah satunya adalah Archangels Hendrik Meo Tnunay.
Ia adalah bocah asal Kupang, Nusa Tenggara Timur yang berhasil meraih prestasi sebagai juara 1 dalam kompetisi tingkat dunia Abacus World Competition.
Seperti apa kepandaian otak bocah tersebut? Simak ulasannya sebagai berikut.
Juara 1 Kompetisi Tingkat Dunia

©2023 Merdeka.com/youtube.com/Biro Umum Setda Provinsi NTT
Archangels Hendrik Meo Tnunay atau yang lebih akrab disapa Nono itu baru saja memperoleh prestasi dengan mendapatkan juara 1 International Abacus World Competition.
Siswa 8 tahun yang berasal dari SD Inpres Buraen 2 ini memiliki kemampuan yang luar biasa dalam hal berhitung dan mengalahkan 7000 siswa dari seluruh dunia diikuti oleh Qatar dan USA.
Siswa kelas dua SD itu merupakan anak pertama dalam sejarah Indonesia yang berhasil menjuarai kompetisi tersebut sejak berdirinya pada tahun 2003.
Selesaikan 152.010 Soal

©2023 Merdeka.com/youtube.com/Biro Umum Setda Provinsi NTT
Pada kompetisi tersebut, Nono berhasil menyelesaikan 15.201 file dalam jangka waktu satu tahun. Setiap file mengandung 10 soal.
Sehingga total soal yang mampu dikerjakan oleh Nono adalah 152.010 soal yang diujikan dalam bentuk virtual dan listen dalam bahasa Inggris.
Sedangkan posisi kedua dan ketiga yang ditempati oleh Qatar dan USA, hanya mampu mengerjakan setengah dari soal yang dikerjakan oleh Nono.
Pamer Kemampuan di Depan Gubernur

©2023 Merdeka.com/youtube.com/Biro Umum Setda Provinsi NTT
Dalam sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube Biro Umum Setda Provinsi NTT, terlihat bahwa Nono tengah memamerkan skill berhitungnya di depan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.
Nono pun tampak bisa menjawab semua soal matematika yang ditanyakan kepadanya. Nono menjawab dengan cepat tanpa menggunakan alat bantu apapun.
Gubernur Bangga

©2023 Merdeka.com/youtube.com/Biro Umum Setda Provinsi NTT
Pak Gubernur pun dibuat bangga dan takjub dengan kemampuan yang dimiliki oleh Nono dan ia mengatakan peran guru sangatlah penting untuk membawa anak agar memiliki otak yang cerdas.
"Saya merasa senang dan bangga melihat anak seperti nono yang cerdas dan membanggakan NTT tetapi juga dunia dan peran guru yang sangat penting dan baik dalam dunia pendidikan membawa anak yang cerdas," ungkap Gubernur.
Abacus World Competition

©2023 Merdeka.com/youtube.com/Biro Umum Setda Provinsi NTT
Abacus World Competition adalah sebuah wadah perlombaan matematika yang diikuti oleh seluruh siswa Abacus Gym di seluruh dunia.
Adapun pemenang dari perlombaan ini dihitung berdasarkan skor yang dihitung dari jumlah file yang dikerjakan oleh siswa selama satu tahun. Satu file terdiri dari 10 soal.
(mdk/mff)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya