Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Sujud Tilawah Beserta Tata Caranya Menurut Syariat Islam, Perlu Diketahui

Bacaan Sujud Tilawah Beserta Tata Caranya Menurut Syariat Islam, Perlu Diketahui Ilustrasi salat. ©Shutterstock

Merdeka.com - Sujud merupakan salah satu gerakan dalam sholat yang paling mulia. Hal ini karena saat seseorang bersujud, terdapat pengakuan atas kelemahan diri. Selain itu, sujud juga sebagai salah satu bentuk kepasrahan diri kepada Allah SWT.

Saat sedang bersujud, maka posisi dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung kedua jari kaki menempel pada sajadah. Terdapat empat macam sujud yang dilakukan sesuai keadaan tertentu, di antaranya sujud dalam salat, sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah.

Sujud tilawah dilakukan saat seseorang membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah. Untuk mengetahui lebih jelas tentang pengertian sujud tilawah, tata cara, serta bacaannya, merdeka.com telah melansirnya dari islam.nu.or.id.

Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Sujud Tilawah

Sujud tilawah merupakan sujud yang dilakukan saat membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu dari kitab suci Alquran atau yang disebut ayat sajdah.

Perlu diketahui, dalam mushaf Alquran, ayat-ayat sajdah biasanya terlihat karena adanya tanda tertentu seperti adanya gambar seperti kubah kecil di akhir ayat atau tulisan kata as-sajdah (dengan tulisan Arab di sebelah pinggir halaman sebaris dari ayatnya).

Saat ayat sajdah dibaca atau didengar oleh seseorang, maka disunahkan untuk bersujud satu kali. Baik dalam keadaan salat maupun di luar salat.

Hadist yang Mendasari Sujud Tilawah

Hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ , اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِي , يَقُولُ: يَا وَيْلَهُ أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْجَنَّةُ، وَأُمِرْتُ بِالسُّجُودِ فَأَبَيْتُ فَلِيَ النَّارُ

Artinya: "Ketika anak adam membaca ayat As-Sajdah kemudian ia bersujud maka setan menyendiri dan menangis. Ia berkata, “celaka, anak adam diperintah untuk bersujud dan ia pun bersujud maka baginya surga. Dan aku telah diperintah untuk bersujud namun aku menolak maka bagiku neraka."Hadis riwayat Imam Abu Dawud dari Ibnu Umar:

 كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ عَلَيْنَا الْقُرْآنَ، فَإِذَا مَرَّ بِالسَّجْدَةِ كَبَّرَ، وَسَجَدَ وَسَجَدْنَا مَعَهُ

Artinya: "Adalah nabi membacakan Al-Qur’an kepada kita, maka ketika melewati ayat As-Sajdah beliau bertakbir dan bersujud, dan kami pun bersujud bersamanya."

Tata Cara Sujud Tilawah

Dikutip dari islam.nu.or.id, terdapat cara sujud tilawah yang perlu diketahui. Di luar salat, ketika seseorang membaca atau mendengar ayat sajdah dan ia hendak melakukan sujud tilawah, maka ia harus memastikan dirinya tidak bernajis dan tidak berhadats, dengan cara berwudhu dan mensucikan najis yang ada.Setelah itu, menghadap ke arah kiblat untuk melakukan takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan. Setelah berhenti sejenak, kemudian takbir lagi untuk turun bersujud tanpa mengangkat kedua tangan. Setelah sujud sekali, kemudian bangun untuk duduk sejenak tanpa membaca tahiyat, dan mengakhirinya dengan membaca salam. Sedangkan apabila melakukan sujud tilawah dalam keadaan salat, maka setelah dibaca ayat sajdah, segera bertakbir tanpa mengangkat tangan untuk kemudian turun bersujud satu kali. Setelah itu, bangun dari sujud untuk beridri lagi melanjutkan salatnya. Apabila ayat sajdah yang tadi dibaca berada di tengah-tengah surat, maka ia kembali melanjutkan bacaan suratnya sampai selesai dan ruku'. Akan tetapi, apabila ayat sajdah yang tadi dibaca ada di akhir surat, maka setelah bangun dari sujud tilawah, ia sejenak berdiri atau lebih disukai membaca sedikit ayat, kemudian diteruskan dengan ruku' dan seterusnya.

Bacaan Sujud Tilawah

Terdapat bacaan sunah yang dibaca saat sujud tilawah, sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Raudlatut Thalibin:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

"Sajada wajhiya lil ladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatihi."Disunahkan pula untuk membaca doa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاقْبَلْهَا مِنِّي، كَمَا قَبِلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ

"Allahummaktub li biha ‘indaka ajraa, waj’alha li ‘indaka dzukhran, wa dla’ ‘anni biha wizran, waqbalha minni kama qabiltaha min ‘abdika dawuda ‘alaihissalam."

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP