Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu yang Bisa Diamalkan Rutin, Jangan Sampai Salah
Merdeka.com - Bacaan dzikir setelah sholat fardhu perlu untuk diketahui dan pahami dengan baik. Berdzikir merupakan salah satu cara mendekatkan diri serta meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Pada umumnya, berdzikir tidak hanya dilakukan sesaat usai mengerjakan sholat fardhu saja. Akan tetapi, berdzikir juga bisa dilafalkan di berbagai kondisi. Bahkan selama perjalanan atau melakukan segala aktivitas pun bisa melafalkan dzikir.
Anjuran berdzikir sendiri telah tertuang dalam Al-Quran di mana umat Islam hendaknya selalu berdzikir kepada Allah SWT. Sebagaimana yang tertulis dalam Al-Quran Surah Al-Ahzab ayat 41 yang artinya,
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab [33]: 41).
Tak hanya tertuang di dalam Alquran, berdzikir pun juga dianjurkan Rasulullah SAW. Adapun bunyi dari hadis sahih yang diriwayatkan Ahmad tersebut yakni sebagai berikut,
"Hendaklah lisanmu selalu basah dengan berdzikir kepada Allah (maksudnya: terus meneruslah berdzikir kepada Allah)." (HR. Ahmad)
Namun, umat Islam hendaknya membiasakan membaca bacaan dzikir setelah sholat fardhu setiap saat. Hendaknya membaca bacaan dzikir setelah sholat fardhu dilakukan secara berurutan. Lantas bagaimana bacaan dzikir setelah sholat fardhu yang bisa diamalkan secara rutin? Melansir dari NU Online, Senin (10/10), simak ulasan informasinya berikut ini.
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu
1. Membaca IstighfarBacaan dzikir setelah sholat fardhu yang pertama adalah membaca lafal istighfar. Lafal yang pertama ini tak lain berisi permohonan ampunan kepada Allah SWT. Adapun bunyinya adalah sebagai berikut:
Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya:"Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."
2. Memberikan Pujian kepada Allah SWTSetelah istighfar, bacaan dzikir setelah sholat yang kedua adalah melafalkan tahmid secara lengkap. Lafal ini berisikan pujian kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:
Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram
Artinya:"Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik." (HR. Muslim)
3. Membaca Lafal PujianBacaan dzikir setelah sholat fardhu yang ketiga yakni membaca lafal pujian. Berikut bacaannya:
Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu
Artinya:"Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan." (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Mengucap Dzikir Syukur
Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatikaArtinya:"Wahai Allah, aku mohon pertolongan agar aku selalu ingat (dzikir) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah yang baik kepada-Mu)." (HR Abu Daud dan Nasa'i).5. Membaca Lafal TahlilSelain mengucap dzikir syukur, seorang muslim hendaknya turut mengucap lafal tahlil lengkap kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiirArtinya:"Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR. Muslim, no. 594).6. Membaca Doa Memohon PerlindunganDoa ini tak lain berisi permohonan perlindungan dari ganasnya api neraka. Berikut bacaannya:Allahumma ajirni minannarArtinya:"Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka."
7. Mengucap Lafal Ayat Kursi
Bacaan dzikir setelah sholat fardhu berikutnya adalah membaca lafal ayat kursi. Berikut bacaannya:Allahu laa ilaaha ila huwal hayyul qayyumu. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardhi. Man dzal ladzii yasfa’u ‘indahu illa bi idznihi. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhithuuna bi syai’in min ‘ilmihii illaa bi maasyaa-a. Wasi’a kursiyyuhussamaawaati wal’ardha. Wa laa ya’udhuu hifzhuhumaa wahuwal ‘aliyyul azhiimArtinya:"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan juga tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang mampu memberi syafaat di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah mencakup langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."8. QS Al Baqarah 285-286Selanjutnya, dapat mengucapkan lafal QS Al-Baqarah ayat ke 285-286. Berikut bacaannya:Amanar-rasulu bima unzila ilaihi mir rabbihi wal-mu minun, kullun amana billahi wa mala ikatihi wa kutubihi wa rusulih, la nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qalu sami'na wa ata'na gufranaka rabbana wa ilaikal-masir.La yukallifullahu nafsan illa wus'aha, laha ma kasabat wa 'alaiha maktasabat, rabbana la tu`akhizna in nasina au akhta`na, rabbana wa la tahmil 'alaina israng kama hamaltahu 'alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa'fu 'anna, wagfir lana, war-hamna, anta maulana fansurna 'alal-qaumil-kafirin.Artinya:"Rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya," dan mereka mengatakan, "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa), "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
9. QS Al Ikhlas, QS Al Falaq, dan QS An Naas
Selanjutnya, membaca QS Al Ikhlas, QS Al Falaq dan QS An Naas.10. Mengucap Tasbih, Tahmid dan TakbirBacaan dzikir setelah sholat fardhu selanjutnya adalah membaca tiga lafal yang berbeda. Di antaranya yakni lafal tasbih, tahmid dan takbir secara singkat.Masing-masing lafal dibaca sebanyak 33 kali. Ketiga lafal tersebut memiliki arti memberikan pujian kepada Allah SWT.11. Membaca Doa LanjutanAllahu akbar kabira, walhamdulillahi katsira wa subhanallahi bukratan wa ashila.Artinya:"Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Mahasuci Allah pada waktu pagi dan petang."12. Melantunkan Doa & HarapanTerakhir, seorang muslim seusai sholat dapat menutup dzikir dengan memanjatkan doa dan harapan. Hendaknya, doa dilafalkan dengan sungguh-sungguh sembari berharap kekuasaan dan ridho dari Allah SWT.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya