Aneka Puisi Hari Santri Nasional Tahun 2022, Beri Apresiasi Mendalam
Merdeka.com - Hari Santri Nasional tahun ini jatuh pada tanggal 22 Oktober. Hari Santri Nasional menjadi momen yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk memberi ruang serta apresiasi mendalam atas peran para santri dalam menjaga keutuhan Ibu Pertiwi.
Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Panduan Peringatan Hari Santri Nasional, pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk merayakannya dengan cara serta kemampuan masing-masing. Artinya, Hari Santri Nasional dapat dilakukan dengan cara apa pun sepanjang membawa manfaat bagi banyak orang.
Salah satu cara memberi apresiasi mendalam saat Hari Santri Nasional adalah dengan membaca puisi Hari Santri Nasional. Tak hanya membaca, Anda juga meramaikan akun media sosial Anda dengan beragam puisi Hari Santri Nasional tersebut.
Sebarkan semangat positif untuk selalu menghargai dan memberi ruang bagi para santri agar terus menimba ilmu agama dengan baik. Melansir dari berbagai sumber, Jumat (21/10/22), berikut ulasan selengkapnya untuk Anda.
Puisi Hari Santri Nasional 1

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Pejuang Berpeci
Kala tentara berseragamTak lagi mampu berjuangPasukan bersarung, pejuang berpeciMaju merapatkan barisan
Menghadang, menghalau penjajahTurut berjuang demi Indonesia merdekaWalau merelakan nyawaSebagai taruhannya
Sungguh kuasa IlahiMeski tanpa senjata berapiDenga bambu runcingnyaMereka tersaruk berusaha menumbangkan lawan
Pejuang berpeci22 Oktober menjadi saksiAtas keberhasilan santriDan merdekanya negeri
Puisi Hari Santri Nasional 2

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Santri Siaga Jiwa Raga
Jadilah santri yang siagaYaitu mereka yang siap berjihad di jalan-NyaSantri yang peduli dengan keluargaSantri yang mau membela negara
Jadilah santri yang siagaYang berjuangnya tidak setengah rayaYang upayanya murni setulus jiwaEnggan mengeluh, apalagi murung dalam duka
Santri siaga jiwa dan ragaKuat dalam Islam, iman dan akhlak muliaBerjuang bersama menuju takwaPeduli akhirat namun tidak melupakan dunia
Jadilah santri siaga jiwa ragaDoakan yang terbaik sepenuh hati setulus jiwaBukan hanya untuk diri, keluarga dan agamaTapi juga untuk Indonesia maju menuju jaya
Puisi Hari Santri Nasional 3

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Aku Bangga Menjadi Santri
Aku bangga menjadi santriJauh dari keluarga tak menjadikanku sepiAku bahagia belajar dan mengajiAku ceria bershalawat kepada nabi
Aku bangga menjadi santriMenuntut ilmu menggapai rida IlahiKeterbatasan bukan alasanku untuk bermurung diriKarena ada harapan kedua orang tua yang tertancap di sanubari
Aku bangga menjadi santrikarena santri juga harapan negeriTidak sekadar jihad tidak juga resolusiTapi bersatu wujudkan impian Bumi Pertiwi
Santri berusaha setiap hariMencuci baju, setrika, bahkan masak sendiriMereka sejak kecil diajar mandiriUntuk bekal berdakwah dan bersafari
Doakanlah yang terbaik untuk santriKarena mereka adalah harapan nusantaraJadikan sabar dan salat sebagai bekal diriLalu siapkan tenaga untuk mengabdi kepada negara
Puisi Hari Santri Nasional 4

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Santri Sejati
Ku kuatkan tekadKu bersihkan niatAgar selamat dunia akhirat
Ku buka kitabkuKuayunkan penakuKu dengarkan ustazku
Kulantunkan kalam IlahiKurenungi syarat dan artiKugenggam erat sepenuh hati
Ayah ibuKuatkanlah diriRelakan perpisahan sementara iniDemi cita-cita sejati
Kelak akan aku buktikanKau akan bangga memilikikuKarna telah mengirim jauh darimuUntuk menjadi ladang pahalamu
Puisi Hari Santri Nasional 5

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
Anak Pesantren Berkarya
Jangan kau kira anak pesantren tak punya karyaSungguh mereka benar-benar dalam berupayaTidak hanya mengaji, beribadah, dan berdoaTapi juga berusaha menggapai cita-cita negara
Dua puluh dua Oktober pengakuan itu tibaKarena santri akan berperan mewujudkan Indonesia emasJauh dari orang tua dan keluarga tidak sedikit pun mendatangkan ibaKarena kisah duka Bumi Pertiwi akan membuat kita lemas
Anak pesantren punya banyak karyaTidak hanya nasional tapi juga menduniaMenegakkan resolusi jihad adalah yang utamaJuga tak pernah lelah berkontribusi untuk negara
Anak pesantren punya karyaJangan kau pandang mereka sebelah mataAnak pesantren punya karyaApresiasilah mereka selagi kau bisa
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya