5 Keutamaan Sholat Dhuha yang Jarang Diketahui, Pahami Tata Cara & Bacaannya

Selasa, 19 Oktober 2021 08:46 Reporter : Mutia Anggraini
5 Keutamaan Sholat Dhuha yang Jarang Diketahui, Pahami Tata Cara & Bacaannya ilustrasi sholat dhuha. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak keutamaan sholat dhuha bagi siapa saja yang dapat mengerjakannya. Sholat dhuha merupakan ibadah yang termasuk sunnah. Artinya, akan menjadi ladang pahala bagi mereka yang senantiasa mengerjakannya namun tak akan menjadi dosa apabila ditinggalkan.

Meski demikian, sholat dhuha menjadi ibadah sunnah yang senantiasa dikerjakan Rasulullah SAW. Bahkan, Rasulullah mengingatkan umat Islam untuk rutin menunaikan sholat dhuha. Adapun sabdanya yakni sebagai berikut,

"Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara agar jangan aku tinggalkan hingga mati; Puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat Witir." (HR. Bukhari)

Selama ini, keutamaan sholat dhuha selalu dikaitkan dengan kemudahan seorang muslim mendapatkan rejeki di dunia. Namun, ternyata masih banyak lagi keutamaan sholat dhuha yang patut diketahui.

Lalu, apa saja keutamaan sholat dhuha hingga tata cara mengerjakannya secara benar? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (19/10/2021), simak ulasan mengenai tata cara, doa, hingga keutamaan sholat dhuha yang berikut ini.

2 dari 4 halaman

Tata Cara Sholat Dhuha

Secara garis besar, tata cara sholat dhuha sama halnya dengan gerakan sholat pada umumnya. Namun, terdapat perbedaan pada bacaan niat sholat serta bacaan surat-surat pendek.

ilustrasi sholat dhuha
©2020 Merdeka.com

Berikut tata cara sholat dhuha yang dapat dipahami dengan baik,

1. Membaca niat sholat dhuha

"Ushalli sunnatadh dhuhaa rokataini mustaqbilal qiblati adaaan lillaahi taaalaa."

Artinya:

"Aku niat salat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Taala."

2. Takbiratul ihram (Allahu akbar)
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surah al-Fatihah.
5. Membaca surah pendek, diutamakan untuk membaca QS ad-Dhuha.
6. Ruku dengan tumaninah.
7. Itidal dengan tumaninah.
8. Sujud dengan tumaninah.
9. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.
10. Sujud kedua dengan tumaninah.
11. Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua.
12. Membaca surah al-Fatihah.
13. Membaca surah pendek, diutamakan untuk membaca QS as-Syams.
14. Ruku dengan tumaninah.
15. Itidal dengan tumaninah.
16. Sujud dengan tumaninah.
17. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.
18. Sujud kedua dengan tumaninah.
19. Tasyahud akhir dengan tumaninah.
20. Membaca salam menengok ke kanan dan ke kiri.
21. Membaca doa sholat dhuha.

3 dari 4 halaman

Doa Sholat Dhuha

Setelah menunaikan sholat dhuha, alangkah baiknya bagi muslimin untuk senantiasa khusyu berdoa kepada Allah SWT. Hal ini dapat dilakukan dengan berdzikir serta mengucap doa sesudah sholat dhuha.

ilustrasi sholat dhuha
©2020 Merdeka.com

Berikut doa sholat dhuha yang dapat dipanjatkan kepada Allah SWT,

"Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka.

Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana musiron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana baidan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ibaadakash shoolihiin."

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu,

Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang salih."

4 dari 4 halaman

Keutamaan Sholat Dhuha

1. Sebagai Sedekah

Melansir dari laman NU, keutamaan sholat dhuha yang pertama adalah dianggapnya ibadah sunnah tersebut sebagai pahala sedekah. Secara lebih terperinci, siapa pun yang mengerjakan sholat dhuha akan dianggap telah bersedekah atas seluruh anggota tubuhnya. Berikut sabda dari Rasulullah SAW,

"Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at," (HR Muslim).

2. Tak Dianggap Lalai

Selain itu, keutamaan sholat dhuha yang berikutnya adalah siapa pun yang mengerjakannya tak akan dianggap sebagai orang lalai. Maka dari itu, dalam mencari rahmat Allah hendaknya kita senantiasa mengerjakan sholat dhuha agar terlepas dari sifat lengah dan lalai. Adapun hadist dari keutamaan tersebut ialah sebagai berikut,

"Orang yang mengerjakan shalat dhuha tidak termasuk orang lalai," (HR. Al-Baihaqi dan An-Nasa’i).

ilustrasi sholat dhuha
©2020 Merdeka.com

3. Diampuni Dosanya

Keutamaan sholat dhuha yang berikutnya adalah diampuninya dosa-dosa di masa lampau. Siapa pun yang mengerjakan sholat dhuha secara rutin, maka dosa sebanyak buih di lautan pun akan diampuni Allah SWT. Berikut sabda dari Rasulullah SAW,

"Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

4. Memiliki Istana Surga

Barangsiapa yang secara rutin mengerjakan sholat dhuha juga akan mendapatkan istana megah di surga kelak kemudian hari. Adapun sabda mengenai keutamaan sholat dhuha ini yaitu sebagai berikut,

"Barang siapa sholat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

5. Menyehatkan Tubuh

Selain itu, menunaikan sholat dhuha setidaknya dalam 2 rakaat juga dapat menyehatkan tubuh. Semua anggota tubuh hendaknya senantiasa mengagungkan Allah SWT. Cara itu dapat ditempuh dengan mengerjakan sholat dhuha seperti sabda Nabi sebagai berikut,

"Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar maruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan salat Dhuha sebanyak 2 rakaat." (HR. Muslim no. 720).

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini