Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Cara Mendidik Anak Agar Cerdas dan Mandiri, Orang Tua Harus Tau

10 Cara Mendidik Anak Agar Cerdas dan Mandiri, Orang Tua Harus Tau ilustrasi anak dan ibu. raisingchildren.net.au

Merdeka.com - Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri penting diketahui oleh para orang tua. Melihat buah hati tumbuh menjadi anak yang cerdas dan mandiri tentu menjadi harapan semua orangtua.

Tentu saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orangtua agar anak tumbuh cerdas dan mandiri. Meski dalam praktiknya membutuhkan usaha lebih, tetapi peran dan dukungan orang tua sangat dibutuhkan oleh anak.

Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan cara untuk mendidik anak agar tumbuh cerdas dan mandiri. Berikut sejumlah strategi dan studi yang telah merdeka.com lansir dari fimela.com dan berbagai sumber.

Berikut ulasan lengkapnya.

Mengajarkan Keterampilan Sosial

Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri yang pertama yaitu mengajarkan keterampilan sosial. Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Pennsylvania State dan Duke University (selama 20 tahun) menunjukkan adanya korelasi positif antara keterampilan sosial anak-anak di TK dan keberhasilan mereka di masa dewasa awal.

Mengajarkan anak cara menyelesaikan masalah dengan teman, mendengarkan tanpa menyela, berbagi, serta membantu orang lain di rumah ialah tempat yang tepat untuk memulai.

Jangan Terlalu Overprotect

Di masa sekarang, tak sedikit orangtua yang mengalami kesulitan memberi izin anak-anak untuk memecahkan masalah, lantaran mereka terburu-buru untuk membantu. Menurut studi Universitas Harvard, Julie Lythcott-Haims menjelaskan bahwa membiarkan anak-anak membuat kesalahan serta mengembangkan pikiran untuk menyelesaikan masalahnya, menyiapkan mereka sebagai orang yang mandiri dan sukses.

Melibatkan Anak dalam Dunia Akademis Sejak Dini

Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri berikutnya yaitu dengan melibatkan anak dalam dunia akademis sedini mungkin. Ini tentu akan membantu mereka lebih mandiri saat dewasa nantinya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa membacakan untuk anak-anak serta mengajari matematika sejak dini bisa mempengaruhi pencapaiannya di tahun-tahun berikutnya. Akan tetapi, langkah terbaik untuk memulainya yakni tidak membantu mereka mengerjakan PR yang dapat menghambat perkembangan.

Penting bagi orang ua untuk selalu mengomunikasikan minat anak pada sekolah, sambil mengajarkan tanggung jawab atas pekerjaan mereka secara mandiri.

Jangan Membiarkan Terlalu Lama di Depan Layar

Terlalu banyak waktu berada di depan layar dikaitkan dengan pola tidur tidak teratur, obesitas masa kanak-kanak, serta masalah perilaku. Berdasarkan American Academy of Pediatrics, diketahui bahwa waktu di depan layar untuk hiburan harus dibatasi, yakni dua jam sehari. Menetapkan Ekspektasi Tinggi Melihat data dari survei nasional, tim UCLA menemukan bahwa harapan yang dipegang orang tua untuk anak-anak mereka berpengaruh besar terhadap pencapaian. Studi itu menemukan, ketika anak berusia empat tahun, hampir semua anak dalam kelompok yang berkinerja tertinggi mempunyai orang tua yang mengharapkan mereka meraih gelar sarjana. Jangan Terlalu Banyak Memuji Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri selanjutnya yaitu jangan menghabiskan banyak waktu untuk memuji kualitas bawaan sang anak. Misalnya kecerdasan atau penampilan. Sebuah studi Universitas Stanford menunjukkan bahwa memuji anak-anak dengan hal-hal tersebut dan berfokus pada kecerdasan mereka, sebenarnya akan menyebabkan kinerja yang buruk. Oleh sebab itu, orang tua disarankan untuk memberikan pujian yang berfokus pada usaha anak-anaknya dalam mengatasi masalah serta tantangan dengan menunjukkan ketekunan dan tekad.

Melakukan Tugas-Tugas Terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa pekerjaan rumah memiliki manfaat untuk perkembangan masa kanak-kanak. Akan tetapi, dalam jajak pendapat Braun Reasearch, hanya ada 28 persen orang tua yang mengatakan mereka secara teratur memberikan tugas pada anak-anaknya. Kemudian berdasarkan analis data dari University of Minnesota, menemukan bahwa prediktor terbaik untuk sukses di masa dewasa muda ialah apakah anak-anak telah melakukan tugas-tugas rumah dalam usia 3-4 tahun.

Jangan Mengabaikan

Berdasarkan survei Common Sense Media, diketahui bahwa ada 28 persen remaja mengatakan orang tua mereka kecanduan perangkat seluler. Kemudian studi terbaru lainnya oleh AVG menunjukkan bahwa 32 persen anak-anak yang di survei merasa tidak penting saat orang tua mereka terganggu oleh ponsel mereka. Oleh karena itu, ada baiknya orang tua mengetahui kapan harus memutuskan hubungan serta fokus pada keluarga.  Ciptakan Rumah yang Damai dan Penuh Kasih Cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri berikutnya yaitu menciptakan rumah yang damai dan penuh kasih. Menciptakan lingkungan rumah yang penuh cinta serta mendukung dengan makan sehat akan membuat lebih sehat dan produktif. Jangan Terlalu Keras dan Jangan Terlalu Lembut Saat seorang anak mencontoh orang tuanya yang berwibawa, maka ia mendapatkan pengaturan emosi serta pemahaman sosial untuk kecerdasan, kemandirian, dan kesuksesannya. Sebaiknya, jangan terlalu keras terhadap anak dan jangan pula terlalu lembut.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP