Terlanjur Klik WhatsApp Penipuan, Cara Agar Saldo Tabungan Tak Terkuras

Senin, 5 Desember 2022 13:55 Reporter : Fauzan Jamaludin
Terlanjur Klik WhatsApp Penipuan, Cara Agar Saldo Tabungan Tak Terkuras Rekening Ludes, Awas Penipuan Pakai WhatsApp Pura-pura Jasa Ekspedisi Kirim File APK. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Modus baru penipuan mengatasnamakan jasa ekspedisi melalui WhatsApp buat geger masyarakat. Tak tanggung-tanggung, mereka yang menjadi korban harus merelakan uang di rekeningnya ludes. Modusnya adalah pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp memberitahukan bahwa ada paket atas nama korban.

Si pelaku dalam chat-nya itu menyertakan file APK untuk didownload dengan tulisan ‘LIHAT Foto Paket’. Karena entah penasaran atau memang sedang menunggu paket datang, korban pasti akan mengunduh file tersebut. Ketika itu, file APK yang telah diklik berubah menjadi download seperti menginstal aplikasi.

Korban pun sadar tidak sadar akan mengikuti instruksi satu per satu dari aplikasi ‘setan’ itu. Ujungnya, yang sangat berbahaya bagi pengguna m-Banking adalah hak akses untuk membaca dan mengirimkan SMS.

Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur menginstal file APK atau mengklik dokumen itu? Pratama Persadha, Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) mengatakan, saat sudah diklik, kemungkinan besar malware sudah menginfeksi komputer dan atau ponsel android.

"Yang bisa dilakukan adalah mengganti semua password internet banking, email, medsos. Harus dilakukan lewat komputer dan ponsel android yang tidak terinfeksi malware ini," kata pria yang karib disapa Tama kepada Merdeka.com, Senin (5/12).

Selain mengganti seluruh password, Tama menyebut korban sebetulnya bisa melakukan factory reset saja. Namun masalahnya, tidak tahu apakah malware Remote Administrator Tool (RAT) yang digunakan ini benar-benar telah terhapus atau tidak saat dilakukan factory reset ponsel maupun komputer.

"Pada malware yang dikembangkan beberapa tahun terakhir mereka bisa masuk ke sistem partisi dan melakukan rooting dengan kemampuan memasang rootkit di smartphone Android. Alhasil meskipun dilakukan factory reset maupun reset oleh anti virus, tetap saja malware tidak hilang," ungkap dia.

Selanjutnya, apabila sudah terlanjur melakukan klik, bisa lakukan langkah instalasi anti virus. Karena malware RAT beberapa sudah dideteksi oleh anti virus. Apabila anti virus gagal melakukan deteksi, kemungkinan kemampuan malware yang masuk ke ponsel tersebut cukup advance.

"Pilihan terbaik adalah mengganti semua password dan tidak menggunakan ponsel yang terinfeksi," ujarnya.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini