Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rencana BSSN dibentuk sejak zaman SBY

Rencana BSSN dibentuk sejak zaman SBY BSSN. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) Djoko Setiadi mengatakan, lembaga yang baru berdiri ini sebetulnya bukanlah institusi yang baru direncanakan.

Rencana pembentukan BSSN telah lama direncanakan. Bahkan, jauh sebelum Presiden Jokowi menjabat.

"BSSN direncanakan semenjak zaman Pak SBY," kata Djoko saat diskusi bersama awak media di kantornya, Jakarta, Kamis (5/1).

Kemudian, setelah melakukan pembahasan yang cukup panjang, barulah di era Presiden Jokowi BSSN dibentuk. Hal ini karena mendesaknya adanya sebuah badan yang diperlukan negara untuk mengantisipasi perkembangan dunia siber.

"Alhamdulillah, September kemarin muncul Perpres mengenai BSSN," ujarnya.

Berdasarkan Perpres Nomor 133 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kepala BSSN akan melaporkan dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Sebelum adanya revisi Perpres itu, Kepala BSSN bertanggung jawab kepada Menko Polhukam.

Lebih lanjut Djoko berjanji, BSSN akan menjadi lembaga negara yang netral. Tak akan masuk dalam urusan politik atau penguasa.

"Kami akan netral," tegasnya. (mdk/ega)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP