Regulasi Pengendalian Ponsel Lewat IMEI Berlaku Ke Depan

Jumat, 28 Februari 2020 15:13 Reporter : Fauzan Jamaludin
Regulasi Pengendalian Ponsel Lewat IMEI Berlaku Ke Depan ilustrasi Smartphone. ©2017 mashable.com

Merdeka.com - Pemerintah memastikan bahwa tanggal 18 April mendatang, ponsel-ponsel illegal dijamin tak akan bisa dioperasikan di Indonesia. Hal itu sudah disepakati jauh-jauh hari melalui prosedur IMEI sebagai upaya menjegal ponsel black market.

Meski begitu, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Ismail menegaskan bahwa regulasi ini bukan bersifat surut.

"Yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah regulasi ini berlaku ke depan. Bukan ke belakang. Jadi kalau ada masyarakat yang membeli smartphone di luar negeri sebelum tanggal 18 April 2020, itu tak perlu mendaftarkan IMEI-nya. Bisa langsung digunakan seperti biasanya," ungkap Ismail di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Jumat (28/2).

"Tetapi, jika membelinya setelah tanggal 18 April 2020, maka harus mendaftarkan IMEI-nya terlebih dahulu melalui sistem aplikasi yang sedang disiapkan agar smartphone bisa digunakan," terang dia.

Dengan adanya peraturan ini, pada akhirnya konsumen diwajibkan kritis dan memahami barang yang akan dibelinya secara legal.

"Pastikan kritis dan cerdas dengan melakukan pengecekan IMEI di situsweb Kemenperin baik pembelian offline maupun online," kata dia.

Baca Selanjutnya: Skema Pengendalian IMEI...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Smartphone
  3. IMEI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini