Begini Proses 'Bintang Jatuh', Puing Meteor Masuk dan Hantam Atmosfer Bumi

Bintang jatuh adalah meteor yang berasal dari luar angkasa yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Begini Proses 'Bintang Jatuh', Puing Meteor Masuk dan Hantam Atmosfer Bumi
Begini Proses 'Bintang Jatuh', Puing Meteor Masuk dan Hantam Atmosfer Bumi (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Fenomena 'bintang jatuh' ternyata hanya ungkapan saja. Aslinya bintang jatuh adalah sebuah meteor. Namun fenomena tersebut, tak selalu bisa dilihat dengan mata telanjang. Perlu teropong bintang, untuk bisa melihat fenomena angkasa itu.

Meteorid atau 'bintang jatuh', merupakan benda langit yang terlihat 'jatuh' di malam hari. Berbentuk bola gas panas dengan ukuran dan massa yang sangat besar. Bahkan ukurannya melebihi bumi.

Meteorid atau 'bintang jatuh', merupakan benda langit yang terlihat 'jatuh' di malam hari.  Berbentuk bola gas panas dengan ukuran dan massa yang sangat besar. Bahkan ukurannya melebihi bumi.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meteorid itu memiliki bentuk yang sangat besar, berat, dan posisinya sangat jauh dari bumi. Benda langit tersebut tidak bisa ditarik oleh gravitasi bumi.

Saat meteorid menghantam satu sama lain di angkasa, serpihannya masuk ke Bumi. Serpihan tersebut, tersebar di langit dan jatuh di dataran Bumi.

Saat meteorid menghantam satu sama lain di angkasa, serpihannya masuk ke Bumi. Serpihan tersebut, tersebar di langit dan jatuh di dataran Bumi.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Serpihan yang menuju Bumi, akan membutuhkan waktu yang lama. Karena harus melewati lapisan atmosfer Bumi. Selama melewati lapisan atmosfer Bumi, serpihan meteor akan terbakar hingga terbentuk serpihan kecil. Saat inilah, serpihan meteor terlihat seperti bintang. Reporter Magang: Shifa Az Zahra

Ternyata meteor mengeluarkan warna yang berbeda-beda. Mulai dari, warna kemerahan, kehijauan, biru dan lain-lain.

Ternyata meteor mengeluarkan warna yang berbeda-beda. Mulai dari, warna kemerahan, kehijauan, biru dan lain-lain.
Dok. Istimewa

Itu semua tergantung komposisi dan reaksinya dengan oksigen atmosfer. Selain itu, komponen yang menguap akan memberikan warna yang sesuai dengan spektrum pancarannya, yang bergantung pada suhu yang dicapai saat jatuh. Semakin besar partikelnya, semakin terang jejak udara terionisasi yang ditinggalkannya. Terkadang cahaya ini bisa sangat terang sehingga orang bisa melihatnya melalui awan. Reporter Magang: Shifa Az Zahra

Rekomendasi