Menghabiskan waktu untuk nge-gim adalah salah satu alternatif kegiatan yang bisa dilakukan agar kita tidak tergiur untuk keluar rumah selama pandemi Covid-19 ini.
Kebiasaan baru ini secara langsung berdampak pada peningkatan angka unduhan dan pemasukan bagi penerbit gim.
Tercatat, menurut laporan perusahaan riset pasar aplikasi mobile Sensor Tower yang dikutip Tekno Liputan6.com, PUBG Mobile menjadi gim dengan pemasukan tertinggi pada kuartal kedua 2020 (Q2 2020).
Gim milik Tencent itu dilaporkan meraup pemasukan bruto tertinggi hampir USD 621 juta atau sekitar Rp 9 triliun pada periode tersebut.
Namun memang, jika dibandingkan dengan kuartal Q1 2020 yang mencapai yakni USD 674,5 juta atau sekitar Rp 9,9 triliun, ada penurunan sekitar 8 persen.
Advertisement
"Puncak pemasukan tertinggi PUBG Mobile terjadi pada bulan Maret, tepat sebelum berakhirnya lockdown di Tiongkok, yakni USD 270 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun," ujar Craig Chapple, Mobile Insights Strategist, EMEA di Sensor Tower, dikutip dari keterangan resmi perusahaan.
Di tempat kedua, ketiga, keempat, dan kelima ada Honor of Kings, Monster Strike, Roblox dan Pokmen GO. Lalu posisi keenam hingga kesepuluh diisi oleh Coin Master, Gardenscapes, Fate/Grand Order, Rise of Kingdoms, dan Candy Crush Saga.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Mochamad Wahyu Hidayat