Sebagai salah satu bentuk kepedulian Microsoft terhadap Indonesia, mereka menyediakan secara cuma-cuma software Office 365 terhadap organisasi nirlaba dan lembaga swadaya di Indonesia melalui program donasi.Tentunya, tidak secara random atau semua organisasi nirlaba dan lembaga swadaya di Indonesia, namun Microsoft akan memberikan produknya tersebut kepada yang memenuhi syarat.Memang program ini sudah dilakukan sejak September 2013 lalu di 41 negara dan kini Indonesia termasuk dalam program tersebut. "Program donasi itu berupa akses ke sarana produktivitas dan kolaborasi yang berbasis Cloud Microsoft yang dapat membantu organisasi nirlaba menekan biaya untuk sumber daya dan waktu dalam penyediaan dan pemakaian perangkat informasi dan teknologi (IT)," kata Corporate Affairs Director Microsoft Indonesia Ruben Hattari kepada pers di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (04/12).Lebih lanjut dia mengatakan bahwa organisasi nirlaba dan LSM beroperasi dengan cara yang sama dengan organisasi atau usaha lainnya. Akan tetapi, banyak kekurangan sumber daya untuk mengimplementasikan teknologi terbaru."Office 365 dapat membantu organisasi nirlaba untuk meningkatkan kemampuan organisasi untuk bekerja dari mana saja dengan akses ke dokumen dan file yang dapat digunakan di personal computer, smartphone serta tablet dan software diberikan secara gratis tidak berbatas waktu untuk organisasi nirlaba di puluhan negara di dunia", lanjutnya.Ruben mengatakan bahwa Microsoft menyadari banyak potensi yang dimiliki lembaga nirlaba dan LSM dalam mengembangkan sumber daya manusia dan membantu Pemerintah mengatasi permasalahan ekonomi dan sosial masyarakat dalam menghadapi kendala peningkatan IT.Lebih lanjut dia mengatakan, dalam memilih organisasi nirlaba dan LSM, Microsoft bekerja sama dengan mitra organisasi nirlaba, ASEAN Foundation yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di kawasan ASEAN."Microsoft pada bulan Desember 2013 hingga April 2014 bersama ASEAN Foundation akan melatih perwakilan dari 365 organisasi nirlaba di Indonesia dalam pemanfaatan Office 365," katanya.Koordinator Program ASEAN Foundation Ajie Wahidin mengatakan bahwa pihaknya sudah menginfokan ke organisasi nirlaba dan LSM di Indonesia untuk melakukan pendaftaran dan memanfaatkan perangkat lunak 365 dalam sistem IT organisasi."Selain itu, kami telah menyertakan Office 365 untuk kurikulum pelatihan usaha kecil menengah di Vietnam, Filipina, Thailand, dan Indonesia. Kami bermitra dengan LSM lokal untuk mendorong penggunaan perangkat lunak ini karena diyakini bawah Office 365 akan memberikan dampak lebih baik bagi LSM untuk mendukung peningkatan ekonomi lokal dengan biaya minimum," katanya.Sementara itu, Kepala Tim Strategi Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Anton Suwoto mengatakan bahwa lembaganya tengah melakukan proses migrasi dari sistem IT lama ke Office 365 yang berbasis Cloud.Donasi pemanfaatan Office 365, menurut dia, sangat berarti bagi organisasi sebab dapat meringankan beban biaya untuk masalah infrastruktur IT yang cukup mahal dan kompleks bagi sebuah organisasi nonprofit."Pemanfaatan perangkat lunak ini yang pasti dapat menghemat biaya teknologi. Namun, di sisi lain, kami dapat meningkatkan layanan kepada komunitas dan individu secara lebih luas," katanya.
Microsoft gratiskan Office 365 ke organisasi Indonesia
Office 365 dapat membantu organisasi nirlaba untuk meningkatkan kemampuan organisasi untuk bekerja dari mana saja.
Advertisement
Rekomendasi