Peneliti klaim, gunung berapi 'berteriak' sebelum meletus
Merdeka.com - Selain dengan gempa kecil, gunung berapi terkadang juga berteriak saat mereka akan meletus.
Dilansir dari Softpedia (16/7), peneliti dari Universitas Washington menjelaskan bahwa beberapa gempa kecil terkadang terjadi beriringan dan menghasilkan suara getaran yang harmonis.
Suara getaran yang dihasilkan ini tidak dapat didengar oleh telinga manusia. Namun peneliti berpendapat bahwa suara yang dihasilkan sangat mirip dengan suara yang dihasilkan berbagai alat musik.
Perbedaannya terletak pada rendahnya frekuensi bunyi tersebut. Peneliti mengklaim, gunung Redoubt di Alaska tahun 2009 menghasilkan bunyi getaran harmonis sebelum enam letusan berbeda.
Peneliti menambahkan, sejalan dengan tekanan yang semakin tinggi, getaran yang terjadi berpindah dari frekuensi rendah ke tinggi (dimulai dari 1 hertz hingga 30 hertz), dan bunyi getaran tersebut berhenti pada saat sebelum gunung berapi meletus. (mdk/fra)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya