Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelangi, kolaborasi air hujan dan matahari dalam melukis langit

Pelangi, kolaborasi air hujan dan matahari dalam melukis langit Pelangi (© Rainbowwallpaper.info)

Merdeka.com - pada zaman dahulu ada cerita yang mengatakan bahwa di ujung sebuah pelangi terdapat satu gentong yang berisi uang emas dan perhiasan. Memang sangat indah sekali penampakan dari sebuah pelangi, tak heran pelangi selalu dikait-kaitkan dengan sesuatu yang mempunyai artian indah.

Namun, apakah ada yang mengetahui apakah pelangi itu sebenarnya? Bagaimana pelangi terjadi? Menurut sebuah situs online bernama Museumvictoria.co.au, rata-rata pelangi akan muncul ketika hujan atau sesaat sesudah hujan turun.

Pelangi muncul karena refleksi dari air hujan. Refleksi ini semacam cermin yang memantulkan kilauan sinar matahari yang tertangkap oleh butiran air hujan. Sebuah penelitian yang dituliskan oleh Nancy Thompson pada tanggal 29 Juli 1992 mengatakan bahwa sebenarnya pelangi hanya memiliki satu warna saja yaitu putih. Namun putih adalah ibu dari semua warna, oleh karenanya dari warna putih tersebut akan muncul warna-warna lain seperti yang ada di dalam pelangi.

Pada tahun 1666, Isaac Newton pernah meneliti warna-warna dari sebuah gelas kaca, dan satu tetes air hujan tersebut juga berisi udara yang mirip dengan penelitian dari Isaac Newton kala itu. Menurut Pa.msu.edu, apabila sinar matahari menyinari setiap butiran air hujan, maka akan memantulkan berbagai warna dan apabila jutaan butir air hujan tersinari maka warna itulah yang muncul di langit menjadi sebuah pelangi.

Seorang penulis bernama Donald Ahrens menuliskan dalam bukunya yang berjudul meteorology Today menjelaskan bahwa pelangi selalu memiliki letak yang tidak pernah sejajar dengan matahari. Pelangi akan selalu memiliki letak yang berlawanan dengan matahari. Seperti yang dijelaskan dalam Eo.Ucar.edu, yang membuat pelangi seakan selalu berbentuk busur atau melengkung adalah visualisasi dari mata manusia sendiri.

Pelangi sendiri mempunyai pengartian berbeda-beda dari setiap zaman dan sejarah. Contohnya seperti yang dituliskan dalam Myuniversalfacts.com, menurut mitologi bangsa Jerman kuno (Norse), pelangi adalah jalan yang menghubungkan komunikasi antara manusia dengan Tuhan. Sedangkan menurut mitologi Yunani, pelangi berarti pesan dari dewa sebagai pertanda akan terjadinya perang atau bencana.

Orang Indians percaya bahwa pelangi adalah jembatan pemisah antara kehidupan dan kematian, dan orang-orang Irlandia mempercayai bahwa di ujung pelangi terdapat satu guci besar berisi emas. Walaupun setiap negara memiliki sejarah pemahaman akan pelangi berbeda-beda, namun pelangi tetaplah fenomena alam yang indah dari Tuhan untuk menyegarkan mata manusia sesaat setelah hujan reda. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP