PANDI Meeting 12: Selebrasi .id Juara di ASEAN & Indonesia Antiphishing Data Exchange

Minggu, 22 Agustus 2021 07:59 Reporter : Syakur Usman
PANDI Meeting 12: Selebrasi .id Juara di ASEAN & Indonesia Antiphishing Data Exchange PANDI Meeting 12 digelar secara daring. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar acara tahunan bernama PANDI Meeting 12 secara daring pada Sabtu (21/8).

Acara ini terdapat beberapa kegiatan antara lain acara pembukaan yang dihadiri oleh Prof Agus Sartono, Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI; Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika; Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI; Mayjen TNI Ferry Supriyanto, Pa Sahli Tk III Bidang Intekmil dan Siber Panglima TNI; Freddy Harris, Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM; Jia-Rong Low, Vice President ICANN; Sanjaya, Deputy Director General Asia Pacific Network Information Centre (APNIC); Ai-Chin Lu, Board chair APTLD; dan Hammam Riza, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi RI.

PANDI Meeting 12 bertema “Langkah Kemajuan atas Ketahanan dan Kehadiran Digital Bangsa Indonesia”, antara lain menyoroti phising yang kerap terjadi di dunia digital. Untuk itu, PANDI meresmikan Indonesia Anti-Phishing Data Exchange dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memerangi phising.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, mengatakan pentingnya memerangi phising karena pertumbuhan internet yang semakin masif membuat kita perlu meningkatkan keamanan dan ketahanan di internet dari serangan phising yang semakin banyak. Selain meresmikan Indonesia Anti-Phishing Data Exchange, PANDI juga merayakan keberhasilannya atas capaian menjadi juara di Asia Tenggara (ASEAN).

Keberhasilan PANDI menjadi domain nomor satu di ASEAN dan pertumbuhan tercepat di dunia merupakan kerja keras segenap keluarga PANDI, bersama seluruh pemangku kepentingan serta mitra PANDI yang berusaha keras untuk percepatan digitalisasi agar seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaatnya.

"Jumlah pengguna domain .id baru mencapai 35 persen atau posisi kedua dari jumlah domain yang ada di Indonesia. ke depan kami mengajak pemangku kepentingan, swasta dan masyarakat menggunakan domain .id," kata Yudho dalam acara PANDI Meeting 12 yang digelar secara daring, kemarin.

PANDI juga berharap bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Di akhir sesi, PANDI Meeting 12 ditutup dengan dengan sesi talkshow dengan tema “Langkah Kemajuan atas Kehadiran dan Ketahanan Digital Bangsa Indonesia”. Acara ini dipandu Brata Taruna Hardjosubroto, anggota Pendiri PANDI.

pandi meeting 12 digelar secara daring
©2021 Merdeka.com

Talkshow ini dihadiri narasumber antara lain Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif RI; Mariam F Barata, Tenaga Ahli Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI; M Shidiq Purnama, Kepala Operator Registri PANDI; Peter Cassidy, Secretary General Anti-Phishing Working Group; Jia-Rong Low, Vice President ICANN; dan Parlindungan Marius, Registrar Registrindo.co.id.

Sebagai tambahan, PANDI Meeting 12 merupakan acara tahunan PANDI yang terdiri dari berbagai program menarik dan bermanfaat terkait dengan pengelolaan nama domain .id. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di ekosistem tata kelola internet di Indonesia seperti media, pemerintah, regulator, komunitas TIK, akademisi, industri, praktisi, mahasiswa serta publik. Kegiatan ini dilakukan secara daring pada 21 dan 27 Agustus 2021. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Internet
  3. Nama Domain
  4. PANDI
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini