OLX ubah tampilan: Tujuannya bukan soal monetisasi

Rabu, 8 Februari 2017 09:11 Reporter : Fauzan Jamaludin
OLX ubah tampilan: Tujuannya bukan soal monetisasi CEO OLX Indonesia, Daniel Tumiwa. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - OLX baru saja merombak aplikasi barunya. Perubahan itu sebetulnya sudah dilakukan pada awal tahun 2017.

Perubahan tampilan itu bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan konsumen OLX yang cenderung pengguna mobile dan bergeser mengarah ke generasi millenial.

CEO OLX Indonesia, Daniel Tumiwa mengatakan, perombakan ini semata-mata bukanlah sekadar untuk proses monetisasi. Namun lebih ke arah pertumbuhan dari sisi segmentasi lain.

Jika selama sebelas tahun OLX Indonesia didominasi oleh kaum pria berumur 30 tahun dan lebih, maka perombakan ini ditujukan untuk konsumen millenial dan perempuan.

"Kategori female dan youth perlu kita rambah lagi. Kalau kedua itu udah kuat, maka monetisasi akan terbentuk sendiri," katanya usai acara konferensi pers The All New OLX di Jakarta, Selasa (7/2).

Dikatakannya, selama enam bulan lalu, timnya disibukkan dengan perombakan ini.

"Pertengahan tahun lalu, kami memutuskan untuk berubah," ujar Daniel.

Kata dia, perubahan ini dilakukan berdasarkan riset yang dilakukan OLX, sejak beberapa bulan lalu. Hasil riset ini kemudian diimplementasikan pada sebuah tampilan aplikasi Android. Tampilan baru OLX menonjolkan konsep hyperlocal, hypersimple, C2C, dan trust.

Konsep-konsep ini dikembangkan OLX berdasarkan pengamatannya terhadap masyarakat mobile.

"Dengan tampilan muka semacam ini, para pengguna dapat bertransaksi dengan lebih praktis karena tidak perlu pergi terlalu jauh untuk melakukan cash on delivery (CoD)," ujar dia. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. E Commerce
  2. OLX
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini