Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Misi Peluncuran Robot Mars oleh Eropa dan Rusia Tertunda Hingga 2022

Misi Peluncuran Robot Mars oleh Eropa dan Rusia Tertunda Hingga 2022 Ilustrasi Eksplorasi JAXA ke Bulan Mars. ©2020 JAXA via Slashgear

Merdeka.com - Agen antariksa Eropa dan Rusia telah memutuskan untuk memundurkan peluncuran robot penjelajah Mars mereka hingga tahun 2022.

Hal ini dikarenakan ada banyak sekali pengujian yang diperlukan di beberapa aspek seperti parasut. Melansir The Verge, ESA yang merupakan agen antariksa Eropa tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaan sebelum jendela peluncuran pada bulan Juli dan Agustus ini.

Ini adalah penundaan kedua dari peluncuran robot penjelajah (rover) ini, setelah sebelumnya robot yang diberi nama Rosalind Franklin, diambil dari ilmuwan kimia terkenal, disebut akan meluncur 2018 silam. Akhirnya rencana ini ditunda ke 2020, dan ditunda lagi ke 2022.

Hal ini terjadi setelah dua kali tes drop ketinggian di Bumi ternyata merusak parasut. Beberapa percobaan bahkan merobek parasut kala dikembangkan.

Selain itu beberapa elektronik dalam robot ini masih bermasalah, dan ESA kini sedang mengembalikannya kepada pemasok.

Belum lagi, software masih belum dikembangkan secara sempurna dan para engineer tidak punya cukup waktu untuk mengujinya sebelum musim panas.

Melengkapi itu semua, pandemi virus corona juga menghambat semua pekerjaan ini untuk selesai tepat waktu.

Opsi terbaik untuk melontarkan robot ini adalah pada tahun 2022, karena memang jika ditunda, penundaannya ditepatkan dua tahun. Hal ini karena Bumi dan Mars berada pada titik terdekatnya setiap 26 bulan.

Peluncuran Rosalind Franklin sendiri adalah fase kedua dari proyek ExoMars. Fase pertama terjadi di 2016 silam, dengan peluncuran pesawat yang mengorbit Mars untuk menghirup gas yang berasal dari Planet Merah.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP